JAYAPURA-Tim Sepakbola PON Papua sukses meraih kemenangan dalam laga ujicoba jilid pertama kontra Sepakbola PON Jawa Timur di Stadion Lukas Enembe, Selasa (20/10).

Kemenangan sepakbola PON Papua melalui gol semata wayang tim Sepakbola PON Papua yang dicetak melalui kaki Rafiko Nawipa pada babak kedua.

SELEBRASI: Pemain Sepakbola PON Papua melakukan selebrasi usai Rafiko Nawipa mencetak gol ke gawang tim Sepakbola PON Jatim dalam laga ujicoba jilid 1 di Stadion Lukas Enembe, Selasa (20/10) malam. ( FOTO: Erick/Cepos)

Pelatih kepala Sepakbola PON Papua, Eduard Ivakdalam mengaku belum puas dengan hasil yang mereka raih. Mantan kapten Persipura itu membeberkan bahwa masih ada beberapa catatan yang akan ia benahi kedepan.

“Awal pertandingan, saya lihat pemain tidak bermain lepas. Kita di bawah tekanan. Setelah babak kedua anak-anak lebih enjoy bermain. Saya lihat ada kekurangan yang harus dibenahi yaitu organisasi bermain dan kondisi fisik,” ungkap Edu panggilan akrabnya usai pertandingan.

Eduard juga memuji permainan tim lawan. Menurutnya, tim Jawa Timur sangat membantu timnya dalam laga ujicoba tersebut.

“Kita bersyukur tim Jatim datang ke sini (Jayapura) dan  bisa membantu tim PON Papua, sehingga kita bisa memperbaiki kekurangan kita,” ujar Eduard.

Eduard mengaku akan tampil lebih baik lagi dalam laga ujicoba jilid dua yang akan berlangsung, Jumat (23/10) lusa di tempat yang sama.

Sementara itu, Ketua Asprov PSSI Papua, Benhur Tomi Mano menyebutkan, pemain sepakbola Papua harus lebih tenang dan solid sepanjang pertandingan. Menurutnya, dalam laga ujicoba, anak asuh Eduard lebih bermain individual.

“Anak-anak kita harus disiplin dan fisik mereka harus digenjot lagi. Karena stamina itu yang diperlukan. Semua pemain punya teknik tapi jangan main individu,” ujar Tomi Mano.

Di tempat yang sama, Sekretaris Umum KONI Papua, Kenius Kogoya mengatakan, bahwa laga ujicoba tersebut hanya sebagai ajang uji lapangan. Menurutnya, laga sesungguhnya akan tersaji saat ceremony peresmian Stadion Lukas Enembe.

“Sebenarnya malam ini, pengenalan lapangan kepada pemain. Sekaligus mereka terbiasa bermain di malam hari. Ini juga panitia bisa mengecek sound system dan lampu. Makanya hari ini sekedar ujicoba saja, nanti lebih serunya pada tanggal 23,” ucap Kenius.

Kenius juga mengapresiasi permaian tim Sepakbola PON Papua. Namun ia berharap saat laga ujicoba jilid kedua, Sepakbola Papua bisa tampil lebih memukau.

“Kita apresiasi mereka, sudah main dengan baik, kemudian polanya sudah dapat. Tetapi harus lebih tenang lagi. Mereka adalah tim jangan individual, harus lebih kompak lagi,” tandasnya. (eri/nat)