PB PON dan Bank Papua

JAYAPURA – Dalam melancarkan hajatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua tahun 2021, PB PON Papua kini menggandeng PT Bank Papua dalam pengelolaan rekening dana operasional serta sosialiasi PON hingga ke kampung-kampung di tanah Papua.

Hal tersebut ditandai dengan penandatangan MoU antara PB PON Papua dengan PT Bank Papua yang berlangsung di Kantor Cabang Bank Papua Abepura, Selasa (17/11).

Ketua Harian PB PON Papua, Yunus Wonda bersama Direktur Operasional Bank Papua Isak S. Wopari saat menandatangi MoU antara PB PON Dan PT Bank Papua dalam mensukseskan PON XX 2021. MoU tersebut berlangsung di Kantor Cabang Bank Papua Abepura, Selasa (17/11). ( FOTO: Erik / Cepos)

Ketua Harian PB PON Papua, Yunus Wonda berharap, selain mendukung kelancaran aktivitas PB PON, kerjasama tersebut juga dapat membantu mensosialisasikan PON XX hingga struktural paling bawah di seluruh tanah Papua.

Menurut Yunus Wonda, Bank Papua merupakan instansi yang ada disetiap Distrik bahkan kampung di Papua. Sehingga peran Bank Papua sangat penting dalam mensosialisasikan event olahraga empat tahunan tersebut.

“Meski PON dilaksanakan di empat kluster, tapi sosialisasinya harus menyeluruh di tanah Papua. Dimana sosialisasi ini bisa berbentuk banner dan kalender dan sudah disiapkan dan juga ATM, baik prioritas maupun biasa,” ungkap Yunus Wonda kepada awak media disela-sela MoU tersebut.

“Dengan ini kami berharap kerjasama dengan Bank Papua ini dalam pelayanan terutama dari sisi keuangan dan seterusnya kami harapkan Bank Papua dapat membantu dan mempermudah pelayanan sehingga seluruh aktivita PB PON dapat berjalan dengan baik,” ujar Yunus Wonda.

Terpenting dalam MoU tersebut kata Yunus Wonda, bagaimana PB PON juga dapat memberdayakan Bank Papua yang merupakan aset Pemprov Papua dan juga aset pemerintah Kabupaten/kota.

“Kita harap kedepan pelayanan bisa lebih baik untuk bagaimana persiapan PB PON dan segala aspek yang lain dan kita berharap pemenang proses pelelangan tender mereka juga harus buka rekening di Bank Papua,” ucap Yunus.

Sementara itu, Direktur Operasional Bank Papua Isak S. Wopari sangat merespon dengan baik MoU tersebut. Kata Wopari, khusus untuk ATM berlogo PON, pihaknya akan segera mendesain kartu ATM tersebut.

“Sebenarnya kami sudah mendesain dua jenis kartu itu yang platinum gold dan silver yang biasa. Desain sudah ada dan kita sudah melakukan proses pengadaan, kalau sudah oke nanti kita akan minta persetujuan OJK,” ujar Wopari.

“Kami berharap sebelum Desember, kami sudah cetak dan perbanyak untuk didistribusikan ke seluruh nasabah di Tanah Papua,” sambungnya.

Selain itu, menurut Wopari, MoU tersebut dapat menunjang kelancaran aktivitas PB PON dan juga menunjang semua persiapan PON XX.

“Sebenarnya kami sudah merancang sosialisasi ke tingkat Kabupaten/kota sejak 2019 lalu. Mulai membuat kalender dan bannernya,” tutup Wopari. (eri/gin).