dr. Willy Mambieuw, Sp.B ( foto: Denny/ Cepos )

WAMENA-Langkanya masker dan hand sanitaizer (pencuci tangan) di pasaran Wamena sejak seminggu lalu membuat masyarakat Jayawijaya kian resah. Namun hal ini langsung disikapi Dinas Kesehatan Jayawijaya yang akan membuat Hand Sanitaizer untuk dibagikan kepada masyarakat.

  “Jadi kantor-kantor, maupun LSM, mahasiswa, wajib mensosialisasikan penyakit ini, kemudian, semua kantor wajib menyiapkan masker, pencuci tangan untuk lingkungan kantor mereka masing-masing.”ungkap  Kepala Dinas Kesehatan Jayawijaya dr. Willy Selasa (17/3) kemarin.

   Sementara untuk Hand Sanitaizer yang berkurang di pasaran, kata dr. Willy, ada solusi, nanti satu dua hari ke depan, teman-teman dari farmasi, dinas kesehatan membuat sedikit formulasi  apabila bahan antiseptik itu tidak ada,  yakni dibuat dari bahan alkohol. 

    Setelah dibuat menurut dokter willy nanti dibagikan OPD, lalu teman-teman puskesmas nanti mereka lanjutkan ke masyarakat, sekolah, tingkat TK, PAUD, karena pembuatannya hanya menggunakan alkohol dengan sedikit bahan lain yang dicampur. dan itu akan  peragakan dalam waktu satu-tiga hari ke depan.

   Ia juga mengimbau agar  kantor -kantor yang bersentuhan langsung dengan masyarakat perlu menyediakan tempat pencuci tangan yang baik agar bisa digunakan.    “selain tempat mencuci tangan yang disediakan, kita juga selalu mengkampayekan untuk menjaga kebersihan diri dan lingkungan,”tuturnya.

   Selain itu dinas kesehatan juga menganjurkan kepada masyarakat yang terkena flu untuk mnggunakan masker, dan memeriksaankan kesehatannya ke Puskesmas atau ke RSUD Wamena agar bisa segera disembuhkan dari sakitnya,

   “Masyarakat juga perlu untuk menjaga daya tahan tubuhnya agar virus tidak mudah masuk dan menyerang sistem kekebalan tubuhnya,”bebernya.(jo/tri)