RAPID TEST MASSAL-Pelaksanaan rapid test massal yang diikuti para pedagang di pasar Youtefa Abepura, selama tiga hari mulai hari Senin (22/6)kemarin. Semua pedagang wajib mengikuti kegiatan  yang dilaksanakan di Pasar Baru Youtefa – Kotaraja. ( FOTO: Priyadi/Cepos)

JAYAPURA-Pemerintah Kota Jayapura melalui tim gugus Tugas Covid-19 telah melakukan rapid test kepada pedagang pasar Youtefa Abepura, berlangsung di Ppasar Baru Youtefa Kotaraja, Senin (22/6)kemarin.

 Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Jayapura Ir.H.Rustan Saru, MM., mengatakan, rapid test pedagang di pasar Youtefa Abepura dilakukan mulai Senin hingga Rabu (24/6)besok, khusus pedagang kios dan los dilaksanakan hari Selasa, sedangkan hari Rabu bagi pedagang yang di pelataran.

 “Kita berharap di Pasar Youtefa Abepura karena ada lebih 1800 pedagang yang akan dilakukan rapid test, maka dibagi tiga hari supaya waktu bisa dikendalikan dengan baik, dalam menjaga sosial distancing,’’katanya.

 Rustan Saru berharap, semua pedagang harus mengikuti rapid test massal karena ini penting untuk memutus virus Corona sehingga harus dilakukan rapid test massal supaya penyebarannya tahu sudah turun atau tidak.

 Oleh karenanya, untuk mengetahui itu semua kata kunci adalah rapid test,  sehingga jika ada pedagang yang dinyatakan reaktif atau tidak, jika memang hasilnya sedikit tidak ada yang reaktif ini menunjukkan dalam menerapkan new normal life di bulan Juli ini, kemungkinan sudah bisa dilakukan.

 “Kami berharap pedagang yang dilakukan rapid test hasilnya negative, sehingga penekanan penyebaran virus Corona bisa berakhir,’’jelasnya.

 Ditambahkan, selama bulan Maret sampai bulan Juli Tim Gugus Tugas telah melakukan rapid test massal sekitar 19.004 dan yang reaktif 1672 dan positif kumulatif  740.

 Ditempat sama, Ketua Pansus DPRD Kota Jayapura Yuli Rahman, SH,, memberikan apresiasi atas kerja-kerja yang telah dilakukan Tim Gugus Tugas Covid-19, dengan melakukan rapid test massal ini bisa mendeteksi sedini mungkin penyebaran Covid-19, dan diharapkan masyarakat bisa antusias ke titik -titik yang dilaksanakan rapid test. Artinya kesadaran masyarakat dalam melaksanakan rapid test ini sudah sangat tinggi.

 “Kami berpesan ketika rapid test hasilnya ada warga yang dinyatakan reaktif, maka bisa mengikuti pemeriksaan selanjutnya pemeriksaan swab, sehingga ini sangat membantu tim Gugus Tugas dan Pansus dalam memutus penyebaran Covid-19 Kota Jayapura, dan kami ucapkan terimakasih kepada Tim Gugus Tugas yang telah merawat pasien Covid dan akhirnya sembuh kini sudah banyak dipulangkan setelah di rawat di Hotel Sahid Jayapura,’’jelasnya.

 Sementara itu, Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Kota Jayapura Robert LN Awi, ST.,MT.,menambahkan, rapid test bagi pedagang pasar youtefa abepura diikuti sekira 1800 pedagang, baik yang pedagang kios, los dan pelataran, da pihaknya sudah memberikan surat pemberitahuan resmi dilakukannya rapid test massal untuk hari Senin, Selasa dan Rabu untuk wajib mengikuti rapid test massal.

 Jika memang ada pedagang tidak  mau melakukan rapid test maka pihaknya tidak mengizinkan untuk berdagang. Sehingga dalam pelaksanaan rapid test massal ini semua pedagang bisa memanfaatkannya, karena rapid test jika dilakukan bayar sendiri tentu mahal.

 “Kita juga akan lakukan sweeping di pasar untuk memastikan bahwa pedagang sudah mengikuti rapid test di pasar, dan nantinya pedagang serta pengunjung juga tetap menerapkan protokol kesehatan saat berada di pasar,’’jelasnya.(dil)