Masyarakat tengah memeriksa kesehatan di Puskesmas Twano Entrop. Menyusul salah satu staf Puskesmas Twano yang meninggal dunia, maka pelayanan untuk sementara dialihkan ke Puskesmas Elyuyo dan Puskesmas Hamadi. Foto ini diambil Selasa (15/9) pekan lalu. ( FOTO: Priyadi/Cepos)

JAYAPURA- Salah satu staf di Puskesmas Twano, Entrop, telah meninggal dunia pada hari Sabtu(19/9) pekan kemarin, dengan kasus probable. 

   Untuk itu Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura Dr Ni Nyoman Sri Antari, menyampaikan bahwa Pelayanan di Puskesmas Twano dialihkan ke Puskesmas Elyuyo dan Puskesmas Hamadi. 

   “Pada kesempatan ini kami juga bermohon kepada seluruh masyarakat sayangi diri sayangi kami sebagai garda terdepan dalam berjuang memerangi Covid- 19. Itu sebabnya kami dengan segala kerendahan hati memohon patuhilah protokol kesehatan dengan baik,”ungkap Sri Antari, kemarin.

  Kadinkes berharap, masyarakat jangan abaikan atau malas tahu dengan protokol kesehatan, karena virus corona bisa terkena siapa saja, dimana saja dan kapan saja, terlebih kepada Balita, Lansia dan orang yang punya riwayat penyakit tertentu.

  Oleh karena itu, dengan kejadian ini, juga menjadi pukulan telak bagi tenaga medis, karena jika tenaga medis ini banyak terkena tentu sangat disayangkan karena masyarakat masyarakat harus ikuti protokol Kesehatan. 

   Semetara itu, ucapan duka juga turut diucapkan Wali Kota Jayapura DR Benhur Tomi Mano MM baginya tenaga kesehatan merupakan garda terdepan, dan dirinya turut berduka cita,  “Semoga keluarga yang ditinggalkan tetap diberi kekuatan dan ketabahan,” ungkapnya.(dil/wen)