WAMENA- Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Jayawijaya Jhon Richard Banua, menegaskan penumpang yang datang ke Wamena harus menunggu lama di terminal kedatangan Bandara Wamena, karena harus ikuti prosedur pencegahan Covid -19. Mereka tidak boleh keluar dari ruang kedatangan, jika belum ada hasil rapid test yang dilakukan di Bandara Wamena.

Penumpang pesawat Trigana Air Service yang membawa penumpang dari Jayapura ke Wamena saat diperiksa di Terminal Kedatangan Bandara Wamena. ( FOTO: Denny/ Cepos)

   Menurutnya, pelayanan yang dilakukan di Terminal Kedatangan Bandara Wamena merupakan protap, sehingga semua penumpang pesawat, baik pesawat kormersil, Hercules maupun pesawat perintis/carter harus mentaatinya. 

  “Saya kira tumpukan penumpang yang datang ke Wamena kemarin, hingga mereka harus menunggu lama karena bersamaan dengan penumpang dengan pesawat yang lainnya sehingga memang butuh waktu untuk dilakukan pemeriksaan,”ungkap Bupati Jhon Banua menanggapi adanya keluhan masyarakat, Rabu (8/7) kemarin.

   Menurut Jhon, pada Jumat (3/7) pekan kemarin, memang ada penerbangan Trigana  dua kali penerbangan, ditambah Hercules dan 5 pesawat perintis dari Wilayah Yahukimo yang masuk ke Wamena, sehingga memang ada banyak orang yang bharus diperiksa saat itu, sehingga terjadi sedikit masalah dengan administrasi.

  “Saya sudah mendapat laporan itu kami juga tak inginkan seperti itu, sehingga kami sudah merubah pola yang dilakukan petugas kesehatan kami yang ditempatkan di Bandara Wamena untuk melakukan pemeriksaan pada penumpang yang datang ke Wamena,”katanya.

   Ia juga menyatakan telah meminta kepada petugas kesehatan di Bandara untuk hasil pemeriksaan rapid test agar cepat keluar tidak perlu diprint, cukup ditulis dengan tangan agar bisa cepat diumumkan dan penumpang itu bisa meninggalkan Bandara Wamena, perubahan ini sudah dilakukan dan semua berjalan dengan baik,

   “Hasil rapid atau pemeriksaan dan pengambilan data semuanya ditulis dengan tangan saat ini sehingga tak ada masalah keluhan dari penumpang lagi yang menunggu terlalu lama dalam terminal Kedatangan Bandara Wamena,”bebernya

    Sementara untuk konsumsi yang diminta penumpang dalam  jeda waktu menunggu hasil pemeriksaan, Ketua Tim Gugus tugas Covid 19 Jayawijaya menilai, pihaknya harus melihat kebutuhan di Bandara Wamena saat ini, tak bisa semua harus tim gugus tugas Covid -19 Jayawijaya yang sediakan.

   “Kita bicara jujur saja, mungkin di Jayawijaya yang melakukan rapid gratis kepada penumpang yang baru datang ke Wamena, maupun yang akan meninggalkan Wamena itu dirapid test tanpa dipungut biaya sepeserpun dan juga dalam melakukan pemeriksaan swab.”tegasnya. (jo/tri)