JAYAPURA- Ketua Sub PB PON Kota Jayapura, Dr. Benhur Tomi Mano, MM., menegaskan bahwa tidak ada pihak manapun yang dapat menunda ataupun menggeser agenda penyelenggaraan PON Papua, kecuali Presiden RI, Ir. Joko Widodo. Sebaliknya, PON Papua tetap diselenggarakan berdasarkan agenda yang telah ditetapkan, yakni Oktober mendatang.

Hal ini ditegaskan Tomi Mano saat menerima pergeseran anggaran konsumsi dari PB PON Papua kepada Sub PB PON Kota Jayapura di Hotel Horison Kotaraja, Rabu (11/8) lalu. “PON ini tetap terlaksana sebagaimana telah ditetapkan. Tidak ada yang bisa menunda, menggeser agenda PON, kecuali Bapak Presiden,” ungkap Dr. Benhur Tomi Mano, MM., Rabu (11/8) kemarin.

Dengan PON yang tetap akan terselenggara sesuai agenda, Tomi Mano yang juga Wali Kota Jayapura dan Ketua Satgas Covid 19 Kota Jayapura ini mengatakan pihaknya fokus menurunkan angka penularan Covid 19 di Kota Jayapura.

“Termasuk kita terus melakukan vaksinasi pada seluruh masyarakat Kota Jayapura. Dari jumlah 336.296 ribu penduduk di Kota Jayapura, cakupan vaksinasi kita telah mencapai 43 persen. Target kami, bulan September nanti bisa capai 80 persen, dan kita siap meraih sukses PON di Papua, khususnya di klaster Kota Jayapura,” tambahnya.

Terlebih dengan telah dilakukannya pergeseran anggaran konsumsi, sehingga, kata Tomi Mano, pihaknya siap untuk memberi makan para atlet, ofisial, panpel, dan semua yang diberi petunjuk oleh PB PON Papua kepada klaster Kota Jayapura.

“Namun, semoga tidak ada perubahan anggaran lagi seperti yang sebelumnya terjadi. Artinya, kalau sudah tanda tangan, tidak boleh lagi diubah-ubah seperti yang terjadi sebelumnya. Karena Ketua Harian PB PON Papua sudah tanda tangan pergeseran yang dilakukan,” tutupnya menyindir. (gr/wen)