Siswa SD yang mengikui Hari Kesehatan Nasional (HKN) di Kampung Danama Distrik Illugwa, Kabupaten Mamberamo Tengah, Kamis (12/11).( FOTO: Denny/Cepos)

ILLUGWA-Sekda Kabupaten Mamberamo Tengah Mesir Yikwa memastikan bahwa dalam masa Pandemi Covid-19 tak membuat pemerintah menutup sementara layanan pendidikan di Kabupaten Mamberamo Tengah.  Hal ini dilakukan karena tak bisa melakukan pendidikan secara online karena terkendala jaringan internet yang tak memadai selama ini.

   “Kita tak bisa melakukan aktifitas belajar mengajar secara online di Mamberamo Tengah, karena keterbatasan jaringan internet yang tidak memadai oleh karena itu sekolah harus tetap berjalan untuk memberikan layanan pendidikan kepada masyarakat,”ungkap Sekda Mesir Yikwa saat ditemui di Kampung Danama Distrik Illugwa Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke 56 Kamis (12/11) kemarin.

  Menurut Mesir, di Kabupaten Mamberamo Tengah ada 59 kampung dari 5 Distrik, dimana setiap kampung punya sekolah baik itu di tingkat PAUD, SD, SMP maupun SMA. Semuanya berjalan seperti biasa, namun tetap dalam protokol kesehatan yang diterapkan, ini dilakukan agar siswa sekolah tak tertinggal dengan materi yang disampaikan disekolah.

  “Kita di Mamteng, tak bisa disamakan dengan kota -kota besar yang ada di Papua yang memiliki jaringan internet yang memadai sehingga model pembelajaran yang dilakukan itu bisa bervariatif dan dapat diikuti oleh siswa,” jelas Sekda.

  Ia juga menyatakan, untuk tenaga pengajar juga diharapkan untuk tetap melakukan tugasnya, memberikan pelayanan pendidikan kepada siswa di sekolah, dalam situasi Pandemi Covid-19 protokol kesehatan yang diterapkan kepada siswa sekolah telah diatur  oleh Dinas Pendidikan dan juga sekolah kepada siswanya.

  “Kita tetap belajar dengan pola tatap muka antara siswa dan guru, namun untuk penerapan protokol kesehatan yang mengatur untuk sekolah itu Dinas Pendidikan dan sekolah yang bersangkutan dengan penggunaan masker dan menyediakan tempat cuci tangan,” beber Mesir. (jo/tri)