dr. Yenny Mahuze ( FOTO: Sulo/Cepos )

MERAUKE- Sejak dioperasikan  minggu   lalu, sudah tercatat  30  spesimen swab   telah diperiksa di  alat  pemeriksaan Covid-19   dengan metode  Test  Cepat  Molekuler  (TCM)  RSUD Merauke.  Direktur  RSUD Merauke   dr. Yenny Mahuze  mengungkapkan, bahwa sejak  dioperasikan  minggu  lalu,  sebanyak  30 spesimen swab telah diperiksa dengan menggunakan alat  tersebut.    

   Menurutnya, spesimen yang    diperiksa   dengan menggunakan alat tersebut selain    mereka yang sudah  Covid-19, juga yang berstatus ODP dan OTG baik yang di Merauke maupun  dari Boven Digoel.   Menurut Yenny,   dari   Boven Digoel  sebanyak  9 orang baik yang  Covid-19, maupun dalam status OTG  dan  ODP  yang  menjalani  pemeriksan dan  dinyatakan sembuh  dan  hasil pemeriksaanya    negatif  atau tidak   terpapar  Covid-19  untuk OTG dan ODP sudahh dipulangkan.

   Dengan sembuhnya   pasien rujukan  dari Boven  Digoel  tersebut, menurut  Yenny Mahuze, tidak ada lagi pasien  Covid  rujukan dari Boven Digoel yang dirawat di  RSUD Merauke saat ini.  Soal  catridge   untuk TCM  tersebut,  Yenny mengungkapkan, selain bantuan   didapatkan  dari provinsi  sebanyak 120  catridge,   pihaknya  juga  menerima  bantuan  dari Badan Nasional Penanggulangan  Bencana  (BNPB) Pusat.  ‘’Kami   juga  sudah ada anggaran hibah dari pemerintah  Kabupaten Merauke.  Nah,    dari dana hibah  ini salah satunya  yang akan kita  gunakan   untuk pengadaan catridge  tersebut apabila stok  bantuan yang ada ini  sudah  mau  habis,’’ tandasnya. (ulo/tri)