Wakapolda Papua Brigjen Pol Yakobus Marjuki saat memimpin apel bulanan di halaman Mapolda Papua, Selasa (17/3) ( foto: Elfira/Cepos)

JAYAPURA- Wakapolda Papua Brigjen Pol Yakobus Marjuki sebut situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polda Papua cukup kondusif, meskipun beberapa waktu yang lalu adanya gangguan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Mimika, kasus Lakalantas di Kabupaten Dogiyai dan anti pengerusakan dan pembakaran fasilitas Kantor Bupati Waropen.

“Upaya penanganan gangguan-gangguan Kamtibmas tersebut telah kita lakukan dengan baik,” ucap Wakapolda saat memimpin upacara bulanan di Lapangan Apel Mapolda Papua, Selasa (17/3).

Dikatakan, dalm rangkaian pengamanan Pilkada serentak di Provinsi Papua terpantau aman dan kondusif. Hal ini terwujud berkat kesigapan bersama dalam mengawal dan mengamankan jalannya segala tahapan Pilkada tersebut.

Namun lanjut Wakapolda, segala gangguan Kamtibmas dan pelanggaran Pilkada harus terus diantisipasi, jangan sampai terjadi kecurangan, serta ditekankan kepada seluruh personil Polda Papua dan jajaran agar menimbulkan tindakan kontraproduktif yang dapat menurunkan nilai-nilai demokrasi dan Citra Polri.

 “Berbagai hal yang juga harus terus diantisipasi dalam tahapan Pilkada serentak ini, misalnya tahapan yang saat ini berlangsung yaitu pembentukan panitia pemilihan suara (PPS) dan pendaftaran jalur perseorangan / indenpenden bakal calon bupati dan wakil bupati,” jelasnya.

 Dimana persoalan tersebut kerap menjadi pemicu perdebatan saat memantulkan berlangsung, oleh karena itu seluruh jajaran harus mengawasi dan mengantisipasinya karena kemungkinan akan menjadi salah satu pemicu konflik kepentingan oleh semua paslon dan tim suksesnya dalam memenangkan Pilkada tersebut.

 Menyikapi perkembangan situasi saat ini, seluruh personil Polda Papua untuk terus melakukan kerjasama yang baik dengan segala komponen masyarakat dan instansi terkait lainnya. Hal ini agar memperoleh informasi yang akurat dan update berkaitan potensi-potensi konflik yang dapat terjadi di wilayah hukum Polda Papua.

 Sementara itu, menyangkut virus corona. Wakapolda meminta seluruh personel Polda Papua dan jajaran agar tidak panik dan segera lakukan langkah-langkah pencegahan dini baik pada diri sendiri dan keluarga serta ikut serta dalam sosialisasi kepada masyarakat tentang pencegahannya.

 Adapun penekanan  Wakapolda yakni tingkatkan kewaspadaan serta tanggapan terhadap situasi keamanan yang berkembang saat ini terhadap kelompok-kelompok teror yang mengancam secara langsung terhadap anggota di lapangan dan selalu merasakan masyarakat.

 Persone Polri harus mampu mencermati persepsi-persepsi publik terhadap Kepolisian yang terungkap di media sosial, yang berkaitan dengan publik trust yang harus dipelihara oleh seluruh jajaran Polda Papua. serta berikan pelayanan yang terbaik terhadap masyarakat, lakukan penegakan hukum secara profesional objektif dan akuntabel yang akan mewujudkan simpati dan kepuasan masyarakat. (fia/wen)