Antrean penumpang Trigana Air Service saat memasuki ruang kedatangan untuk mengikuti pemeriksaan rapid test di Bandara Wamena, pada penerbangan perdana,Jumat (26/6). FOTO: Denny/ Cepos)

WAMENA- Ketua Tim gugus Tugas Covid 19 Jayawijaya Jhon Richard Banua mengungkapkan pasien covid yang terkonfirmasi dan dirawat hingga saat ini ada 6 orang. Salah satunya pasien rujukan dari Kabupaten Lanny Jaya. Meski  saat ini ada satu orang yang dinyatakan sembuh, namun ada lagi penambahan 1 pasien yang ditemukan yang merupakan penumpang pesawat Trigana dari Jayapura.

  “Kasus baru ini masyarakat yang KTP-nya dari Yahukimo, namun ia tinggal di Silimo Wamena yang dari Jayapura dengan penerbangan trigana Jumat (26/6) lalu ke Wamena, dan hasil rapid dari Jayapura non reaktif, namun saat dilakukan pemeriksaan di Wamena reaktif maka ditindak lanjuti dengan swab dan hasilnya positif terkonfirmasi,” ungkapnya Senin (29/6) kemarin.

   Ia juga menyatakan, sebenarnya dalam penerbangan perdana dari Trigana dari Jayapura semua penumpang di rapid di Bandara Wamena dan ada 6 orang reaktif, namun setelah dilakukan pemeriksaan sampel Swab 1 orang dinyatakan positif terkonfirmasi Covid -19 sehingga masuk menjadi pasien baru di Jayawijaya.

  “Untuk pasien baru ini, kebetulan sudah kami karantina, sehingga pasien tersebut juga kita sudah masukan ke ruang isolasi yang disediakan Pemda Jayawijaya, pasien ini warga Yahukimo yang datang dari Jayapura sehingga kita temukan melalui screening awal rapid test di Bandara Wamena,” bebernya.

  Sementara untuk pasien yang dinyatakan sembuh, kata Jhon Banua, merupakan pasien terakhir yang masuk pada saat 8 orang pasien dinyatakan sembuh. Sekarang ia yang dinyatakan negatif usai dilakukan pemeriksaan sampel Swab. Sementara untuk 6 pasien  merupakan pasien yang melakukan kontak dengan seperti pasien rujukan dari Lanny Jaya.

   “Kami sudah langsung tindak lanjuti dengan melakukan pemeriksaan sampel swab terhadap suami dan anak dari pasien rujukan dari Lanny Jaya, kami juga dari Tim Covid sudah punya tugas untuk tindaklanjuti itu,” katanya.

   Ia juga menyatakan petugas kesehatan telah mewawancarai pasien yang saat ini dirawat untuk mengetahui riwayat dari kontak yang dilakukan, sehingga petugas mudah untuk mencari orang yang kontak langsung dengan pasien agar bisa dilakuan pemeriksaan swab tes langsung kepada mereka tanpa melalui rapid test.

  “Kita sudah wawancarai pasien dan sudah menindaklanjuti pemeriksaan terhadap warga lainnya yang kontak langsung dengan pasien yang dinyatakan positif terkonfirmasi dengan tujuan agar penyebaran Covid ini tidak terus berkembang,” tutup Bupati Jayawijaya. (jo/tri)