Irjen Pol Paulus Waterpauw ( foto: Elfira/Cepos)

JAYAPURA-Kerja keras Kepolisian untuk mengungkap rentetan kasus pembunuhan di Yahukimo pada Agustus 2020 lalu mulai membuahkan hasil. 

Salah seorang terduga pelaku dengan inisial AS yang diduga terlibat tindak kekerasan di Yahukimo terhadap anggota Staf KPU Yahukimo Henry Jovinski ditangkap.

Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw mengatakan, dengan tertangkapnya satu pelaku menandakan anggota punya asistensi untuk mengungkap kasus ini.

“Kita akan terus cari pelaku utama yang sudah dijadikan sebagai DPO. Pelaku utama dengan insial SS terus kami kejar,” tegas Kapolda usai memimpin Sertijab Wakapolda Papua dan beberapa pejabat Polda Papua di Mapolda Papua, Kamis (17/9).

Dengan tertangkapnya satu pelaku lanjut Kapolda, pihaknya menggali latar belakang kekerasan yang dilakukan seseorang terhadap staf KPU di Yahukimo. Apakah murni kriminal di jalanan atau ada upaya ingin mengganggu proses pelaksanaan Pilkada di Yahukimo.

Kapolda menyebutkan, terkait saksi yang bersama staf KPU saat kejadian sementara didalami. Namun selama ini ada keterangan yang tidak jelas dari saksi sehingga sedang dalam pembuktian dan terus dilakukan pemeriksaan untuk disandingkan dengan keterangan saksi lainnya.

“Jika sudah memiliki alat bukti yang cukup, bisa menjadi sebuah tanda tanya besar terkait yang bersangkutan mengajak korban hingga meninggal dunia,” tutup Kapolda.

Secara terpisah Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal mengatakan, pacsa penangkapan salah satu kelompok Senat Soll, situasi aman dan kondusif. Anggota di lapangan terus melakukan patroli guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Pelaku Ariel Sonya alias Korowai diketahui bersama-sama Senat Soll/Ananias Yalak dan merupakan koordinator lapangan dalam setiap aksi kelompok Senat Soll/Ananias Yalak,” kata Kamal.

Selain itu berdasarkan keterangan BAP saksi berkaitan dengan LP/55/XII/2019/Papua/Res Yahukimo bersama-sama Senat Soll/Ananias Yalak melakukan pembakaran ATM BRI serta tindak kekerasan lainnya yang terjadi di Kabupaten Yahukimo.

Kamal menuturkan, pelaku ditangkap di Jalan Pasar Baru Distrik Dekai Kabupaten Yahukimo, Rabu (16/9). Penangkapan pelaku usai anggota mendapat laporan dari masyarakat. 

Dari pemantaun anggota di lapangan, diketahui pelaku bersama simpatisan KNPB sedang melaksanakan bakti sosial di Sekretariat KNPB.

Anggota yang melihat pelaku keluar dari Sekretariat KNPB menuju ke pangkalan ojek Pasar Baru menggunakan switer hitam, celana panjang jeans biru, topi dan memakai sandal swalow biru .

“Pelaku sudah diamankan di Mapolres Yahukimo. Dari tangan pelaku anggota berhasil mengamankan barang bukti berupa uang senilai Rp 30.000 dan satu bungkus rokok,” tambahnya. (fia/nat)