Perbaikan   gardu PLTS  berkapasitas 30 KW  di  Kampung Kondo oleh Satgas  Yonif 125/Si’mbisa. Warga  di perbatasan   tersebut kembali  menikmati listrik setelah  kerusakan diperbaiki.  ( foto: Penrem 174/ATW  for Cepos)


MERAUKE – Satgas Yonif 125/Si’mbisa di bawah Komando Pelaksana Operasi (Kolakops) Korem 174/ATW bantu wujudkan impian dan harapan warga Kampung Kondo untuk menikmati kembali fasilitas listrik sekaligus menyumbangkan 50 buah bola lampu. Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif 125/Si’mbisa, Letkol Inf Anjuanda Pardosi dalam keterangan tertulisnya diterima Cenderawasih Pos, Senin (5/10).  

  Dikatakan Dansatgas, dalam kurun waktu selama lima tahun terakhir, tidak kurang dari 92 kepala keluarga tidak dapat menikmati fasilitas listrik di Kampung Kondo, Distrik Naukenjerai, Kabupaten Merauke. “PLTS berkapasitas 30 KW yang dibangun pemerintah untuk fasilitas kelistrikan di Kampung Kondo, telah rusak dalam kurun waktu lebih kurang lima tahun terakhir,” ujarnya. 

  Akibatnya, warga hidup tanpa penerangan listrik yang menyebabkan aktivitas warga terganggu terutama pada malam hari.  Melihat kondisi tersebut, membuat personel Satgas Pos Kondo merasa terpanggil untuk membantu mengatasi kesulitan yang dialami warga, kemudian Danpos Kondo Letda Inf Purwanta melaporkan kondisi tersebut kepada Dansatgas.

   “Adalah Praka Jimmi Harianto Saragih yang merupakan lulusan STM listrik mendapat perintah Dansatgas langsung beraksi untuk melakukan perbaikan,” ujarnya.

   Dengan tekad berbuat yang terbaik, Praka Jimmi dibantu personel Pos Kondo mengerahkan segala kemampuan yang dimiliki, memeriksa instalasi listrik ke rumah-rumah dan mengecek satu persatu komponen PLTS. Dalam upaya perbaikan PLTS, anggota Satgas sempat kewalahan karena ada komponen yang terbakar, sedangkan alat yang harus diganti tidak tersedia di toko elektronik di Merauke. 

   “Berkat kegigihannya, dengan bekal ilmu pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki akhirnya komponen  yang rusak bisa diperbaiki, sehingga PLTS bisa beroperasi kembali,” tandasnya. “Upaya perbaikan PLTS oleh Satgas merupakan salah satu bentuk implementasi Delapan Wajib TNI,” ucapnya bangga.

   Berfungsinya kembali PLTS ini membuat suasana malam di rumah-rumah warga yang tadinya gelap, kini berganti terang. Masyarakat bersuka cita dan bergembira karena rumahnya sudah terang dan lampu jalan di kampung dapat bersinar kembali. “Tak lupa, sebanyak 50 buah bola lampu juga disumbangkan kepada warga,” katanya. (ulo/tri)