Penjual Souvenir di depan Komplek Pasar Sentral Hamadi. ( FOTO:Priyadi/Cepos)

JAYAPURA-Para penjual souvenir khas Papua yang berada di depan komplek Pasar Sentral Hamadi mengaku, menyambut PON XX tahun 2021 yang tinggal 4 bulan lagi, para penjual souvenir khas Papua telah menyiapkan stok souvenir. Namun stok souvenir yang disiapkan hanya setengahnya saja,  yang penting ada souvenir khas Papua.
 “Infonya kalau memang tanpa penonton saat PON XX, maka souvenir yang kita siapkan hanya 50 persen saja, tidak bisa  100 persen. Takutnya tidak laku, apalagi masih dalam pandemi Covid-19, baik di luar Papua maupun di Papua, sehingga  jumlah pengunjung juga tidak banyak,”ungkap Irsul,  penjual souvenir khas Papua di depan komplek Pasar Sentral Hamadi, Minggu (6/6).
 Irsul mengakui, penjualan souvenir khas Papua saat ini tidak seperti dulu sebelum ada pandemi Covid-19, sehingga produksi souvenir khas Papua tidak seperti dulu, yang penting ada stok, sehingga kalau memang ada yang cari, barang tidak kosong.
 Hal senada juga dikatakan Hasan, penjualsouvenir khas Papua di depan komplek Pasar Sentral Hamadi.

 Ia saat ini sudah mendatangkan souvenir khas Papua untuk perhelatan PON XX, seperti baju kaos, noken, koteka dan lainnya. Souvenir khas Papua ada yang didatangkan ada juga yag dibuat sendiri.
 Untuk saat ini ia mengaku penjualan souvenir khas Papua masih belum ramai, yang penting masih ada pemasukan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, karena pengunjung dari luar Papua dalam berwisata juga masih sepi. Terlebih festival pariwisata di Papua juga belum jalan karena penjual souvenir khas Papua akan meningkat jika banyak tamu datang dari luar Papua, apakah acara rapat, menghadiri festival atau penugasan.(dil/ary)