Bupati Mathius Awoitauw  ( FOTO: Robert Cepos)

SENTANI- Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si meminta kepada Pemerintah Provinsi Papua agar melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan Pemerintah Kabupaten(Pemkab) Jayapura  ataupun melalui tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 sebelum menyalurkan Sembako kepada masyarakat di wilayah Kabupaten Jayapura.

“Harus koordinasi dengan kami (pemerintah) yang punya masyarakat di sini, sehingga kami juga mengetahui adanya Sembako yang dibagikan,” tegas Bupati Awoitauw di Kantor Distrik Waibu, Jumat (8/5).

Dikatakan,  pembagian Sembako tanpa koordinasi dengan pemerintah daerah setempat tentunya akan mengacaukan data-data masyarakat selaku penerima manfaat. Selain itu, hal ini juga menjadikan masyarakat akan terus bergantung dengan ketersediaan bantuan sosial yang diberikan oleh pemerintah daerah.

“Saat ini kami sedang mengajak masyarakat untuk kembali ke alam, bercocok tanam, mengelola hasil laut, serta potensi kearifan lokal yang dimiliki,” jelasnya.

Oleh sebab itu, Bupati Awoitauw sangat berharap agar bantuan sosial yang ingin disalurkan oleh pihak luar, baik pemerintah, swasta, dan lembaga maupun forum-Forum organisasi yang ada  kepada masyarakat di Kabupaten Jayapura, hendaknya berkoodinasi dengan Pemkan Jayapura melalui Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Jayapura yang telah dibentuk.

“Karena yang kita lakukan adalah penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19 , bukan mengurus Sembako saja,” tegasnya.

Menurutnya, koordinasi antara pemerintah daerah dan pemerintah provinsi dalam hal pembagian Sembako ini sangat penting supaya pembagian Sembako tersebut dapat merata ke warga yang memang betul-betul terkena dampak dan belum mendapatkan bantuan sama sekali dari pemerintah.

“Harus koordinasi lebih dulu dengan pemerintah daerah, sehingga proses penyaluran bantuan juga bisa disalurkan tepat sasaran, tidak menumpuk di satu tempat saja,”tambahnya. (roy/tho)