Daud Arim ( FOTO: Erik / Cepos)

Daud Arim

JAYAPURA – Tim Persipura Jayapura telah merayakan hari jadinya yang ke-57, tepat 25 Mei tahun 1663 pertama kali nama Persipura dibentuk. Sebagai salah satu klub tertua di tanah air, Persipura telah mengukir deretan prestasi gemilang. Rekor yang paling mentereng ialah empat gelar juara, dan semifinalis AFC 2014 silam.

Mantan pemain Persipura Jayapura, Daud Henri Arim bersyukur, tim kebanggaan masyarakat Papua masih terus eksis hingga sampai saat ini. Menurut Daud Arim, tim sekelas Persipura dengan segudang prestasi harusnya memiliki museum atau galery untuk menempatkan cerita tinta emas yang telah direngkuh oleh tim berjuluk Mutiara Hitam itu.

“Persipura harus membuat monumen atau gedung, supaya sejarahnya tersimpan rapi sehingga bisa dilihat orang sampai anak cucu kita,” ungkap Daud Arim kepada Cenderawasih Pos saat dihubungi Cenderawasih Pos via telepon selulernya, Rabu (27/5).

Pria yang kini menukangi tim Futsal PON Papua itu juga menyarankan, agar Persipura kian serius melakukan pembinaan usia dini. Pasalnya, menurut Daud, Persipura harus aktif menyiapkan regenerasi Persipura.

“Persipura membuat akademi sepakbola, supaya anak-anak usia dini bisa mulai berlatih dan bisa mendapat pemain sepakbola yang hebat untuk kejayaan tim kebanggaan kita Persipura Jayapura,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu legenda Persipura Jayapura lainnya, Fison Meraudje juga manaruh harapan yang sama. Mantan penjaga gawang Persipura itu berharap Persipura tetap eksis di kancah sepakbola tanah air dan Asia.

“Persipura tetap eksis di lapangan hijau, manajemen tetap profesional,” tandasnya. (eri/gin).