Direktur RSUD Jayapura, drg. Aloysius Giyai, M.Kes

JAYAPURA-RSUD Jayapura sudah siap siaga menerima pasien yang dicurigai atau pasien suspect yang terdampak virus Corona.

Direktur RSUD Jayapura, drg. Aloysius Giyai, M.Kes., menyebutkan, ruangan khusus telah disediakan bagi pasien suspect virus Corona. Ruang khusus ini tak lain merupakan ruangan yang dulunya digunakan untuk isolasi pasien virus Flu Burung.

“Ruangan ini sudah kita benahi karena sebelumnya sedikit rusak. Di dalamnya  terdapat 6 bed (tempat tidur) untuk pasien terdampak virus Corona. Kita juga sudah siapkan seluruh peralatan seperti set masker,” ungkap Aloysius Giyai saat dihubungi Cenderawasih Pos, Selasa (3/3) kemarin.

Untuk tenaga medis, tim dokter RSUD Jayapura menurut Aloysius Giyai telah dibentuk. Dimana dalam tim tersebut terdapat para dokter spesialis paru dan para dokter spesialis penyakit dalam.

“Kita sudah siap dengan semuanya. Intinya, fasilitas, bahan kontak hingga SDM tenaga medis telah disiapkan. Karena RSUD Jayapura sudah ditetapkan sebagai rumah sakit rujukan tertinggi penanggulangan virus Corona,” tambahnya.

Meskipun demikian, Aloysius Giyai mengakui bahwa masih adanya keterbatasan fasilitas kesehatan untuk menangani virus Corona di tingkat provinsi. Pasalnya, rumah sakit untuk penanganan virus Corona di Papua, untuk sementara ini baru RSUD Jayapura yang menjadi rujukan tertinggi.

“Yang lainnya, kita perintahkan untuk menyediakan alat yang berkaitan dengan deteksi dini virus Corona. Kita juga sudah berkoordinasi dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Jayapura untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona melalui pintu masuk pelabuhan, bandara, maupun pintu perbatasan negara,” tambahnya.

Sebagaimana anjuran Menteri Kesehatan RI, Aloysius Giyai meminta seluruh pihak, terutama masyarakat Papua untuk memanjatkan banyak doa, agar virus Corona tidak masuk ke Papua. “Kita harus banyak berdoa supaya virus Corona tidak masuk Papua. Ini sebagaimana anjuran Menkes bahwa semua ini bisa kita tangkal dengan doa yang kuat. Kita harap, virus Corona tidak masuk Papua. Kita telah siap mengantisipasinya di lintas sektor di Papua,” pungkasnya. (gr/nat)