Pelaku saat diamankan di Mapolresta Jayapura Kota, Kamis (20/8) lalu. (Foto : Humas Polresta)

JAYAPURA– Seorang pria dengan inisial RK (26) diamankan Tim Opsnal Reskrim Polresta Jayapura Kota pada Kamis (20/8) sore. Pemuda 26 tahun itu diamankan lantaran melakukan curas beberapa bulan lalu di depan Kantor Pelni Argapura Distrik Jayapura Selatan. Dengan korbannya seorang perempuan ketika berada didalam taksi. Pelaku yang juga sebagai residivis kasus yang sama tersebut ditangkap saat asyik pesta Minuman Keras (Miras) bersama teman-temannya di pantai Base G Distrik Jayapura.

Kapolresta Jayapura Kota AKBP Gustav R. Urbinas yang dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim AKP Komang Yustrio Wirahadi Kusuma menerangkan, pelaku ditangkap berdasarkan Laporan Polisi nomor : LP/293/IV/2020/Papua/Resta Jpr Kota tanggal 1 April tentang pencurian dengan kekerasan (Curas).

“Pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pencurian dengan kekerasan dan dijerat pasal 365 KUHPidana. Dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun kurungan penjara, ” ucap Kasat Reskrim yang dikonfirmasi, Jumat (21/8).

Dirinya menerangkan, dari hasil pemeriksaan tersangka mengakui perbuatannya berdasarkan laporan polisi yang telah dibuat korban dan hasil curiannya digunakan untuk pesta minuman keras sedangkan emas yang dicuri langsung dijual dan dibagikan bersama rekan-rekannya. “Tersangka merupakan spesialis kasus curas, ia juga mengakui telah melakukan aksinya lebih dari 5 kali melakukan perampasan dengan modus yang sama,” terangnya.

Lanjutnya, kejadian berawal saat korban naik taksi bersama tersangka dari pasar hamadi. Sesampainya di depan Kantor Pelni Argapura, tersangka turun dari taksi kemudian menarik tas korban dan melarikan diri.

“Saat dicuri, tas korban yang dicuri tersangka berisi kalung emas 2,10 gram dan 2 gram, gelang ems kaki 3 gram, gelang tangan emas 10 gram, giwang emas 2,5 gram, cincin model tifa 16 gram dan uang tunai 4 juta rupiah,” jelasnya. Adapun untuk penadah hasil curian berupa emas milik korban masih dilakukan pengembangan oleh tim Opsnal di lapangan. (fia/wen)