JAYAPURA- Direktur RSUD Jayapura, drg. Aloysius Giyai, M.Kes., mengakui bahwa di samping angka pasien dirawat yang semakin berkurang di RSUD Jayapura, terdapat pula kasus kematian yang terjadi di rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Papua tersebut.

Kata drg, Giyai, kasus kematian rentan terjadi kepada pasien dengan komorbid atau penyakit penyerta, terutama bagi mereka yang lanjut usia (lansia).

“Ya jujur saja, ada satu-dua kasus kematian terjadi, terutama mereka yang ada komorbid atau penyakit penyerta dan orang-orang tua (lansia). Tapi intinya secara jumlah sudah berkurang sekali,” jelas drg. Aloysius Giyai, M.Kes., Minggu (8/11) kemarin.

Sebelumnya, Juru Bicara Satgas Covid 19 Provinsi Papua, dr. Silwanus Sumule, Sp.OG(K)., memaparkan penambahan kasus kematian terbanyak dalam sehari, yakni sebanyak 6 kasus, di antaranya 2 kasus di Kabupaten Jayapura dan masing-masing 1 kasus di Nabire, Asmat, Biak Numfor, dan Kota Jayapura.

“Angka positif kita telah menembus 10.000 kasus. Kemudian, kasus kematian per hari yang tertinggi itu terjadi pada hari ini (kemarin). Namun, kita bersyukur karena angka kesembuhan juga semakin baik,” ungkap dr. Silwanus Sumule, Sp.OG(K)., melalui pesan teks, Kamis (5/11) lalu. (gr)