Wakil Bupati Kepulauan Yapen Frans Sanadi, B.Sc. S.Sos. MBA dan jajaran anggota Forkompimda lainnya ketika melakukan sosialisasi New Normal, di Pasar Aroro Iroro Serui, Rabu (3/6). ( FOTO: AMIR/PENREM 173/PVB for Cepos)

BIAK-Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen mulai melakukan sosialisasi  rencana pemberlakuan New Normal atau tatanan kehidupan baru. Bahkan dalam sosialisasi itu diikuti langsung oleh jajaran Forkopimda. Sosialisasi tentang pemberlakukan New Normal itu dilakukan menyusul Kabupaten Kepulauan Yapen masih zero kasus Covid-19 atau masih status zona hijau. 

   Sosialisasi tentang tata cara penerapan New Normal itu dipimpin langsung oleh  Wakil Bupati Kepulauan Yapen Frans Sanadi, BSc, SSos, MBA dan jajaran anggota Forkompinda lainnya, di Pasar Aroro Iroro Serui, Rabu (3/6).

  Dalam release yang dikirim oleh Penrem  173/PVB, Wakil Bupati dalam kesempatan itu mengucapkan terima kasih atas dukungan dan peran aktif masyarakat menjaga Kabupaten Kepulauan Yapen sehingga statusnya masih dalam ketegori zona hijau. Dikatakan, status zona hijau itu terwujud karena tidak terlepas dari dukungan masyarakat yang sadar dan mau bersama-sama menjaga Kabupaten Kepulauan Yapen dari penularan Virus Corona.

  “Tetap disiplin melaksanakan prosedur pencegahan Covid-19, yakni penggunaan masker tetap wajib dikenakan serta jadikanlah kegiatan mencuci tangan dengan sabun sebagai kebiasaan hidup. Kedepan akan diberlakukan New Normal, oleh karenanya kita harus lebih ketat khususnya dalam menjaga jarak baik di kantor, di pasar ataupun di tempat lainnya agar kita khususnya masyarakat Serui tetap aman dari wabah ini,” imbuhnya.

  Di kesempatan yang sama, Dandim 1709/Yawa  Letkol Inf Leon Pangaribuan, S.H juga mengimbau agar semua masyarakat yang mau masuk ke Serui supaya mengikuti aturan yang sudah ditetapkan. Misalnya dengan harus membawa surat keterangan dari kota asal bahwa yang bersangkutan bebas dari virus corona, dalam arti sudah melaksanakan tes dari kesehatan.

  “Apabila ada saudara atau keluarga yang akan datang ke Kab. Kepulauan Yapen yang tidak memiliki surat keterangan bebas Covid-19 dari kota asal, agar jangan dilindungi atau disembunyikan segera laporkan saja kepada aparat desa setempat agar dilaksanakan prosedur yang sudah ditetapkan. Sebab kalau tidak, maka bisa memungkinkan akan membuat bencana atau menyebarkan virus pada keluarga atau masyarakat banyak,” imbuh Dandim.

  Sekedar diketahui,  selain Wabup dan Dandim, juga ikut hadir langsung dalam sosialisasi New Normal antara lain Sekda Kep Yapen sekaligus Ketua Pelaksana Gugus Tugas  Covid-19 , Ir. Alexander Nussy, MM, dan Kapolres Kep. Yapen AKBP Kariawan Barus, S.Ik dan sejumlah pejabat lainnya.(itb/tri)