Tidak Ada Korban Jiwa, Tiga Mobil dan Dua Motor Rusak

Kondisi truk konteiner Mitshubisi Fuso menabrak mobil yang melintang dan mengakibatkan tabrakan beruntun di Jalan Baru Enggros dekat pertigaan Ring Road belakang Kantor Otonom, Distrik Abepura, Kota Jayapura, Rabu (3/2). ( FOTO :Polsek Abe for Cepos)

JAYAPURA-Tabrakan beruntun tak terhindarkan terjadi melibatkan truk konteiner Mitshubisi Fuso DS 9959 AB, pikap Mitshubishi Starwargon DS 8772 AB, mobil Daihatshu Xenia 1582 PA 1658 JA, mobil Toyota Avanza DS 1582 J, sepeda motor Honda Beat PA 1645 RO dan sepeda motor Honda Beat tanpa plat nomor di Jalan Baru Enggros dekat pertigaan Ring Road belakang Kantor Otonom, Distrik Abepura, Kota Jayapura, Rabu (3/2).

Dari data yang diperoleh Cenderawasih Pos, mobil pikap Mitshubisi dikemudikan Sugeng Mulyono (39), mobil Daihatshu Xenia  dikemudikan Noviandri Infaidan (26), Toyota Avanza DS 1582 J dikemudikan Tinus Tangke Barung (42). Sementara, motor Honda PA 1645 RO dikendarai Rusdin Ramli dan motor Honda Beat tanpa nomor belum diketahui identitas pengendaranya.
Kapolres Jayapura, Kombes Pol Gustav Urbinas melalui Kapolsek Abepura, AKP Clief Gerald Philipus Duwith saat dikonfirmasi membenarkan adanya tabrakan beruntung antara truk konteiner dengan tiga mobil dan dua sepeda motor.

“Ia benar ada tabrakan beruntun yang disebabkan oleh rem truk konteiner yang blong, sehingga menabrak mobil dan selanjutnya tabrakan beruntung tak terhindarkan,” katanya saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Rabu (3/2).

Duwith menjelaskan bahwa dari keterangan saksi di TKP diketahui truk konteiner Mitshubisi Fuso bergerak dari arah Pos Polisi Vihara dengan mobil pikap Mitshubisi Strawagon, Daihatsu Xenia dan motor Honda Beat tanpa nomor plat.

Keempat kendaraan ini bergerak dengan kecepatan normal dan beriringan ke arah Jalan Baru Enggros. Namun, saat berada di turunan di belakang Kantor Otonom Kotaraja, tiba-tiba rem truk konteiner tidak berfungsi alias blong. Truk ini kemudian menabrak mobil pikap Mitshubisi Strawagon yang ada di depannya.
“Mobil pikap ini kemudian menabrak mobil Daihatsu Xenia yang berada di depannya. Lalu mobil Daihatsu Xenia melintang dan mengenai sepeda motor Honda Beat yang hendak melambung di bagian samping,” ungkap Clief Duwith, kemarin (3/2).

Setelah itu, menurut Clief Duwith mobil pikap Mitshubisi Starwagon menghindar ke arah kanan dan menabrak mobil Toyota Avanza yang datang dari arah berlawan. Mobil pikap tersebut juga menabrak motor Honda Beat yang berada di belakang Mobil Toyota Avanza.
“Akibat kecelakaan beruntun ini pengemudi mobil pikap Mitshubisi Strarwagon mengalami pinggang sakit atau luka ringan. Pengemudi Daihatsu Xenia mengalami luka lecet di kedua kaki dan benjol di pelipis kiri. Sementara pengendara Honda Beat mengalami luka lecet dan bengkak pada tulang kaki kiri,” jelasnya.

Tabrakan beruntun ini menurut Clief Duwith mengakibatkan truk konteiner beserta tiga mobil dan dua motor mengalami kerusakan. “Kerugian material diperkirakan sekitar 200 juta,” tambahnya.
Duwith menyampaikan, pihaknya sudah mengalami langkah-langkah dan tindakan dalam menangani kasus kecelakaan beruntun ini. Misalnya, menerima laporan, mengamankan TKP dan barang bukti dan mengecek kondisi korban di RS. Bhayangkara serta membuat laporan polisi.

“Kesimpulannya, karena kurang hati-hatinya pengemudi truk konteiner yang berbuatan berat dan rem blong, sehingga menabrak kendaraan di depannya hingga mengakibatkan tabrakan beruntun terjadi,” ujarnya. (bet/nat)