Yuli Rahman ( FOTO : Takim/Cepos)

JAYAPURA-Rencana pembangunan jembatan di Sungai Entrop dan peningkatan ruas jalan mulai dari depan CV Tomas hingga ke arah PTC mendapat respon positif dari DPRD Kota Jayapura khususnya Komisi B.

Namun terkait dengan pembangunan jalan dan jembatan tersebut, Ketua Komisi B DPRD Kota Jayapura, Yuli Rahman meminta agar rekayasa lalu lintas yang akan dilakukan selama proses pekerjaan jalan dan jembatan harus betul-betul dimantapkan guna menghindari terjadinya kemacetan arus lalu lintas. 

“Wilayah Entrop merupakan salah satu jalur langganan macet dan apabila ditambah dengan rencana pembangunan jalan dan jembatan tersebut, maka harus ada perencanaan arus lalu lintas yang matang. Perlu ada koordinasi yang baik dengan semua pihak terkait agar tidak menimbulkan kemacetan,” ungkap Yuli Rahman kepada Cenderawasih Pos, Minggu (7/7). 

Komisi B DPRD Kota Jayapura menurut Yuli rahman, angat mendukung pembangunan jembatan dan peningkatan ruas jalan di Entrop. Sebab daerah tersebut sering terjadi banjir yang mengakibatkan akses jalan sering tidak bisa dilalui. “Kami sangat mendukung, apalagi daerah tersebut kalau banjir, air menutupi badan jalan. Tentunya pembanguna ini sangat baik sebab bisa mengatasi banjir,” tuturnya. 

Pihaknya selalu menegaskan kepada Dinas PU dan PUPR atau instansi terkait lain untuk memperbaharui masterplan jalan maupun alur sungai yang ada di Kota Jayapura. “Dengan masterplan tersebut jika ada kerusakan jalan dan banjir, kita bisa tahu titik sungai mana yang perlu penanganan,” ujarnya/ 

Yuli Rahman juga berharap Pemprov Papua dan DPR Papua juga bisa memberikan bantuan baik berupa masukan maupun anggaran untuk mengatasi persoalan banjir serta kerusakan jalan di Kota Jayapura.(kim/nat)