Rapid test yang dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke bagi pegawai Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Merauke, Rabu (6/1) kemarin. ( FOTO: Sulo/Cepos)

MERAUKE-Giliran Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Merauke menjalani rapid test di halaman Kantor Dinas PUTR Kabupaten Merauke.  Hanya saja, tidak semua pegawai yang ada di instansi tersebut melakukan rapid. Tapi ada juga yang takut untuk dirapid.  

   Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Merauke Romanus Sujatmiko  seusai rapid test tersebut  mengungkapkan bahwa dari 109 pegawai yang ada di Dinas PUTR  Kabupaten Merauke tersebut, hanya 65 orang yang datang melakukan rapid test.

   Menurut dia, sebagian pegawai takut untuk melakukan rapid, namun sebagian  juga telah melakukan rapid test. “Tapi ada juga yang melakukan perjalanan keluar Merauke,” katanya saat dihubungi Cenderawasih Pos.     

  Mantan Sekretaris KPU Kabupaten Merauke  ini  mengungkapkan  bahwa dari 65 yang melakukan rapid test tersebut, 15 diantaranya reaktif dan harus karantina secara mandiri selama 14 hari.  Sebelumnya, tercatat 4 pegawai  yang terkonfirmasi  positif Covid-19. “Ya ada 4 orang yang  sebelumnya sudah dinyatakan  terkonfirmasi positif Covid dan sementara ini masih menjalani perawatan,” terangnya. 

   Meski ada yang terkonfirmasi  positif tersebut, namun lanjut  Romanus Sujatmiko,  pelayanan kepada masyarakat selama ini masih tetap dilakukan. Namun dengan  15 yang reaktif  tersebut meski  tidak selamanya Covid, namun   menurut Romanus Sujatmiko, dirinya akan melaporkan ke pimpinan  dalam hal ini bupati  apakah untuk sementara  kantor tutup atau tetap dibuka namun dengan sistem shif. 

   “Besok  baru kami laporkan ke Pak Bupati, apakah  untuk sementara  kantor kita tutup ataukah tetap  buka pelayanan  tapi  dengan shif-shifan,’’ tambahnya. (ulo/tri)