Kapolres Jayawijaya AKBP. Dominggus Rumaropen, S.Sos, MM didampingi Kasat Reskrim AKP Suheriadi SIK saat memperlihatkan 3 Pelaku curas dan barang bukti yang telah diamankan di Ruang Rapat sat Reskrim Polres Jayawijaya.( FOTO: Denny/ Cepos )

WAMENA-Tiga pelaku perampasan menjadi “samsak” atau bulan-bulanan warga, saat ketangkap melakukan aksinya merampok tas seorang wanita bernama Puspita di Jalan Patiimura Wamena, Sabtu (7/3) sekira pukul 00.00 WIT. Tiga pelaku tersebut berinisial RM (27), KM (23), dan CK (20).

   Dari informasi yang dihimpun Cenderawasih Pos dari Polres Jayawijaya, awalnya malam itu korban pulang dengan dijemput naik motor berbonceng 3. Namun sampai di perempatan kendaraan tersebut kehabisan bensin  dan mogok. Saat itu datanglah 3 pelaku dalam kondisi dipengaruhi miras dan meminta sejumlah uang dengan cara menodong dengan pisau.

  Ketiga korban mengatakan kepada pelaku tak ada uang, lalu ketiga korban lari meninggalkan motor dan dikejar oleh pelaku. Namun para pelaku ini mendapatkan korban Puspita dan langsung melakukan pemukulan terhadap korban dan merampas tas milik korban, beruntung saat korban berteriak warga sekitar terbangun dan membantu korban.

  Tiga orang pelaku curas  yang terkepung ini pun dihajar warga. Beruntuntg  patroli hunting Polres Jayawijaya melewati Jalan tersebut, sehingga pelaku yang menjadi sasaran  amukan warga ini berhasil diamankan dan dibawa ke Polres Jayawijaya.

    Kapolres Jayawijaya AKBP. Dominggus Rumaropen saat dikonfirmasi membenarkan adanya kasus curas ini dan telah mengamankan ketiga pelaku. Dimana sekitar  pukul 00:00 di Jalan pattimura, tiga orang yang kebetulan menjemput adiknya dihadang oleh ketiga ketiga pelaku.

  Karena merasa terancam, tiga orang korban melarikan diri dan kedua laki-laki lari lebih cepat sehingga korban perempuan ini yang tertinggal. Tas milik korban  dirampas, namun teriakan korban mengundang perhatian satu anggota polisi yang datang menolong korban.

  “Dia balik untuk   menolong kemudian terjadi perkelahian dan warga disitu keluar dan menolong korban menghakimi para pelaku,”ungkapnya Sabtu (7/3) kemarin

  Rumaropen memastikan jika pelaku yang dalam keadaan cedera wajah saat ini, merupakan hasil  amukan massa dan anggota berhasil mengamankan mereka bersama dengan benda tajam yang ada pada mereka.

   Terkiat dengan kejadian ini, maka pihaknya akan terus meningkatkan patrol dan razia, baik roda empat, roda dua dan semua benda-benda tajam dan termasuk akan dirazia pada pagi , siang dan malam hari. 

    Rumaropen menambahkan , walau polisi sering menangkap pelaku curas namun tetap masih ada, sehingga ia tegaskan tetap ada langkah tegas tetapi terukur dari kepolisian terhadap para pelaku kejahatan yang masih sering melakukan aksinya. (jo/tri)