*Wilayah Adat Lapago Mendapat Perhatian Khusus

JAYAPURA- Tercatat penambahan 42 kasus positif baru di Provinsi Papua, Senin (22/6) kemarin. Menurut Juru Bicara Satgas Covid 19 Provinsi Papua, dr. Silwanus Sumule, Sp.OG(K)., penambahan 42 kasus positif baru itu berasal dari Kota Jayapura dengan 38 kasus, Keerom dengan 2 kasus, Biak Numfor dan Puncak Jaya masing-masing 1 kasus.

Dikatakan, dengan satu kasus ditemukan di Kabupaten Puncak Jaya, maka satu lagi kabupaten yang telah terdampak Covid-19 di Provinsi Papua. “Sampai saat ini total terdapat 16 kabupaten/kota terdampak Covid-19. Jika dilihat, dalam beberapa hari belakangan, ada tambahan dua kabupaten baru yang terdampak Covid di Lapago, yakni Yalimo dan Puncak Jaya,” ujar dr. Silwanus Sumule, Senin (22/6) kemarin.

Satgas Covid-19 Provinsi Papua meminta seluruh kabupaten di Lapago untuk bergandengan tangan. Khususnya lagi bagi Puncak Jaya dan Yalimo, untuk melakukan tracing dan test, serta mengkomunikasikan jikalau adanya penemuan ODP, PDP, atau bahkan reaktif rapid test, kepada Pemerintah Provinsi Papua.

“Kami siap bergandengan tangan bersama dengan pemerintah kabupaten/kota untuk menyelesaikan persoalan Covid 19 ini,” tambahnya.

Selain itu, terjadi juga penambahan PDP sebanyak 3 pasien yang semuanya berasal dari Kota Jayapura. Sementara tambahan ODP juga terjadi sebanyak 42 orang, yakni 8 orang dari Jayawijaya, 7 orang dari Yahukimo, 24 orang dari Tolikara, dan 3 orang dari Kota Jayapura.

“Adapula kabar gembira, dimana bertambahnya 75 pasien sembuh yang semuanya berasal dari Kota Jayapura. Dalam hal ini, 75 pasien sembuh ini merupakan akumulasi pasien sembuh dari 18 – 22 Juni. Dimana pasien sembuh ini berasal dari tiga rumah sakit Pemprov Papua, 5 rumah sakit mitra, dan 1 hotel,” bebernya.

“Satgas menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas kesehatan, sehingga dalam 4 hari itu tercatat 75 pasien dinyatakan sembuh dari Covid-19,” sambungnya.

Dengan demikian, diketahui bahwa jumlah kasus positif kumulatif Covid 19 di Provinsi Papua telah mencapai 1.498 kasus. Dari jumlah tersebut, 773 pasien dirawat, 709 pasien sembuh, dan 16 pasien meninggal dunia. Adapun, 3.175 ODP, 236 PDP, dan pemeriksaan PCR yang telah mencapai 11.341 sampel. (gr/nat)