PUKUL BOLA- Walikota Jayapura, sekaligus Ketua Umum KONI Kota Jayapura, Dr. Drs. Benhur Tommy Mano, MM, saat memukul bola bulutangkis sebagai tanda membuka kegiatan Turnamen Mandala Cup II Kota Jayapura yang berlangsung di Gor Waringin Kotaraja Distrik Abepura Kota Jayapura, Senin (2/3). ( FOTO: Yewen/Cepos)

Mandala Cup II Kota Jayapura

JAYAPURA- Puluhan tim dari Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat mengambil bagian dalam kejuaraan Bulutangkis Mandala Cup II Kota Jayapura yang berlangsung di Gor Waringin Kotaraja Distrik Abepura Kota Jayapura, Senin (2/3).

Walikota Jayapura yang juga adalah Ketua KONI Kota Jayapura, Dr. Drs. Benhur Tommy Mano, MM berharap agar melalui turnamen bulutangkis ini mampu melahirkan pembulutangkis nasional yang berasal dari negeri mata hari Kota Jayapura atau Provinsi Papua ditingkat nasional maupun tingkat internasional nantinya.

“Kita harapkan melalui kegiatan pertandingan ini muncul atlet-atlet bulutangkis nasional yang dapat mengantikan Susi Susanti dan Budi Hartono di Indonesia yang berasal dari negeri matahari terbit Kota Jayapura,” harapnya, saat memberikan keterangan kepada wartawan di Gor Waringin Kotaraja Distrik Abepura Kota Jayapura, Senin (2/3).

Mano mengajak semua pihak untuk tetap menjaga sportivitas dalam bertanding, sehingga pertandingan ini berjalan dari awal sampai akhir dengan aman, nyaman dan sukses. Kepada para tim dan juga panitia untuk menjaga suportivitas selama pertandingan berlangsung nantinya.

“Mari kita sama-sama jaga integritas dan ikut menjaga keamanan dan kedamaian serta ikut mensukseskan pertandingan ini. Kepada wasit jaga sporitvitas dengan baik selama pertandingan ini berlangsung sampai berakhir nantinya,” katanya.

Mano mengajak semua pihak untuk bersama-sama mensukseskan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XX tahun 2020 yang akan berlangsung di Provinsi Papua, khususnya di Kota Jayapura. 

Sementara itu, Ketua Panitia Turnamen Bulutangkis Mandala Cup II Kota Jayapura, Piter Kainama mengatakan, kegiatan turnamen ini sendiri akan berlangsung pada tanggal 2-7 Maret 2020 nanti.

“Semoga dari iven ini kita bisa mendapatkan atlet-atlet yang andal. Selain itu, turnamen ini juga diiikuti oleh kurang lebih 4-5 atlet PON. Semoga turnamen ini juga menjadi ajang pemanasan bagi mereka sebelum masuk dalam TC terpusat,” katanya.

Piter mengatakan, puluhan tim yang mengikuti turnamen ini terdiri dari Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Keerom, Kabupaten Sarmi, Kabupaten Nabire, dan beberapa kabupaten lainnya di Provinsi Papua. Sementara itu, dari Provinsi Papua Barat sendiri ada dari Kabupaten Sorong Selatan dan Kabupaten Tambrauw. (bet/gin).