Kenius Kogoya. ( FOTO: Erik / Cepos)

KONI Papua

JAYAPURA – Sekretaris Umum KONI Papua, Kenius Kogoya membeberkan, bahwa dalam waktu dekat KONI Papua akan melaksanakan rapat evaluasi bagi setiap atlet dari 37 cabang olahraga. Menurutnya, atlet yang tak kunjung menunjukan perkembangan selama menjalani pemusatan latihan tentu akan terdegradasi.

Apalagi menurut Kenius, KONI Papua telah memiliki data dari setiap atlet pasca mengikuti tes para meter yang dilaksanakan beberapa pekan lalu. Sehingga KONI telah memiliki bayangan mengenai atlet inti yang memiliki potensi dalam mendulang medali emas.

“Dalam rapat evaluasi kita akan tentukan mana atalet yang bisa dipertahankan untuk masuk sebagai kategori atlet yang bisa kita katakan atlet utama. Kemudian atlet yang akan kita evaluasi atau degradasi akan kita kembalikan ke pengprov Cabor masing-masing agar mereka bisa dibina,” ungkap Kenius kepada Cenderawasih Pos saat ditemui di Kantor KONI Papua, Kamis (25/2).

Apalagi menurut Kenius, KONI Papua akan berusaha untuk meraih prestasi terbaik pada PON kali ini. Sebab itu, KONI Papua kata Kenius tak ingin menggunakan atlet yang benar-benar tidak memiliki perkembangan selama melakukan TC dalam waktu 2 tahun.

“Melihat analisis data perkembangan atlet sudah ketahuan, atletnya bisa berprestasi atau tidak, jangan sampai kita beli kucing dakam karung. Kita akan mengecek data atlet dengan baik, dengan sisa waktu ini, atlet yang tidak bisa kita pertahankan akan dikembalikan,” ujar Kenius.

Kenius juga menegaskan, meski Papua sebagai tuan rumah dan memiliki kans besar untuk mengisi seluruh nomor yang dipertandingkan, tapi baginya, KONI Papua hanya mengikuti nomor yang bisa menghadirkan pundi-pundi medali bagi tuan rumah.

“Tidak semua Cabor kita ikuti, kita lihat kemampuan Papua dalam meraih prestasi, tentunya bagi atlet yang mau berlatih dan siap bertarung pasti akan diikutkan dalam PON. Jadi mohon maaf jika ada atlet yang sudah lama TC kemudian tidak ada perkembangan dan kita pulangkan,” pungkasnya. (eri/gin).