Kombes Pol AM Kamal ( FOTO: Elfira/Cepos)

JAYAPURA-Beberapa hari terakhir ini, Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) memposting foto-foto terkait perampasan amunisi dan senjata yang dibagikan melalui laman Facebook TPNPB.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal menyampaikan, Polda Papua sedang mendalami beberapa foto juga cuplikan vidEo yang sempat beredar di media sosial ataupun akun lainnya.

“VidEo dan foto yang diedarkan masih kami dalami, termasuk juga dengan senjata. Terkait dimana mereka mempostingnya. Kita upayakan akan menangkap kelompok ini,” kata Kamal saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Kamis (28/5) kemrin.

Kamal juga memastikan, beredarnya informasi di media sosial maupun media online bahwa KKB melakukan penyerangan dan perampasan amunisi serta menduduki 4 Pos darurat TNI-Polri di Kabupaten Nduga adalah hoax.

Sebagaimana Sebby Sambom yang merupakan Jubir Komnas-TPNPB dalam rilisnya mengatakan, telah melakukan penyerangan terhadap pos TNI-Polri yang ada di Kabupaten Nduga dari tanggal 18 hingga 25 Mei tahun 2020 lalu. Selain itu KKB menyebutkan telah merampas amunisi serta alat komunikasi lainnya milik TNI-Polri dan menduduki 4 Pos darurat TNI-Polri.

Bagi Kamal, KKB pimpinan Egianus Kogoya terus melakukan provokatif dan menyebarkan berita atau informasi yang menimbulkan kepanikan warga di Papua, khususnya di Kabupaten Nduga.

“Kami akan terus mengejar para pelaku, memang anggota kami di lapangan mengalami hambatan terkait medan yang sulit. Tetapi itu bukan suatu halangan bagi TNI-Polri untuk melakukan penegakkan hukum kepada kelompok tersebut,” tegas Kamal. (fia/nat)