Suasana konferensi pers tentang bertambahnya 5 orang terkomfirmasi positif Virus Corona, di Poskoh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Biak Numfor, Jumat (22/5) kemarin. ( FOTO: Fiktor/Cepos)

BIAK-Jumlah pasien terkonfirmasi positif tertular Virus Corona (Covid-19) di Kabupaten  Biak Numfor kembali bertambah. Dari 68  spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Litbangkes Jayapura, 5 orang diantaranya kembali dinyatakan positif terkonfirmasi tertular Virus Corona. 

  Dengan begitu, maka kini jumlah orang telah dinyatakan tertular Virus Corona di Kabupaten Biak Numfor sudah 28 orang. Dari jumlah sebanyak itu, 2 orang sebelumnya dinyatakan telah sembuh dan sudah pulang ke rumahnya dan 5 lainnya yang kini kembali dinyatakan sembuh  dipulangkan, Jumat (22/5) sore ini.

  Secara keseluruhan pasien Covid-19 yang telah dinyatakan sembuh dirawat di Kabupaten Biak Numfor  berjumlah 7 orang, dengan demikian maka pasien positif yang dirawat tetap 23 orang (sudah termasuk tambahan 5 pasien baru dan  pasien rujukan dari Kabupaten Supiori). 

   “Ada 101 spesimen swab dikirim ke Jayapura dan 68 telah diperiksa, hasilnya 5 orang dinyatakan positif sedangkan 63 spesimen lainnya negatif alias tidak tertular Virus Corona. Dengan begitu, maka masih ada 33 spesimen swab yang sementara diperiksa dan hasilnya akan disampaikan kemudian,” kata Bupati yang juga adalah Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Biak Numfor Herry Ario Naap, S.Si.,M.Pd. 

  Kelima pasien yang dinyatan positif itu adalah masuk dalam klaster Gowa dan transmisi  (penularan) lokal, bahkan salah satunya adalah karyawan salah satu pusat perbelanjaan di Kota Biak. Untuk itu masyarakat kembali diminta supaya tetap memperhatikan imbauan dan instruksi pemerintah, tetap mejaga diri, jaga keluarga, menggunakan masker, cuci tangan pakai sabun dan tetap di rumah kalau tidak terlalu penting keluar rumah. 

   Sementara itu Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Biak Numfor Daud N. Duwiri, S.KM.,M.Kes mengatakan, pemetaan terhadap wilayah dan masyarakat  yang berpotensi tertular terus dilakukan pemerintah dan Gugus Tugas. Oleh karena itu, masyarakat diminta diharapkan ikut mendukung upaya yang terus dilakukan pemerintah. (itb/tri)