JAYAPURA- Polisi kabarnya telah kantongi beberapa nama terkait dengan pengerusakan dan pembakaran kantor Bupati Waropen yang dilakukan oleh sekelompok orang pada Jumat (6/3)

Kapolres Waropen AKBP Suhadak menyampaikan, beberapa nama yang dikantongi identitasnya termasuk aktor-aktor di belakangnya. Dalam pengerusakan tersebut membuat  kaca jendela dan kaca pintu kantor bupati pecah. “Nama-nama tersebut sedang kami dalami dan perlu pengembangan di lapangan,” ucap Kapolres Suhadak  saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos melalui telepon selulernya, Minggu (8/3).

Menurut Kapolres, tidak menutup kemungkinan para pelaku akan diproses hukum jika nantinya terbukti terlibat dalam pengerusakan kantor Bupati Waropen, Jumat (6/3) lalu. “Saya sarankan harus ada laporan polisi dari pihak yang merasa dirugikan agar kasus ini kami tindak lanjuti,” pintanya.

Namun lanjut Kapolres, untuk meredam situasi agar kasus pasca penetapan Bupati Waropen sebagai tersangka oleh pihak Kejaksaan tidak berkembang, kasus ini sementara sedang didiami dengan pertimbangan keamanan.

Sementara itu, kantor Bupati Waropen hingga saat ini masih dilakukan pengamanan.  Hal ini untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. “Tim sudah kita siapkan untuk pengunkapan kasus ini,” ucapnya singkat.

Untuk meredam situasi, Kapolres Waropen mengaku selalu melakukan pendekatan dengan tokoh masyarakat, tokoh politik agar sama-sama menahan diri demi keamanan dan kenyamanan masyarakat di Kabupaten Waropen.

“Ingat, tidak boleh mengorbankan masyarakat lainnya apapun itu,” tegas Kapolres sembari menyampaikan situasi Waropen hingga saat ini kondusif.(fia/nat)