Kapolres Jayawijaya AKBP Dominggus Rumaropen, S.Sos, MM saat memimpin upacara pelepasan personel Polda Papua dan Personel Polres Jayawijaya untuk memback up pengamanan Pilkada Yalimo, Senin (7/12). (FOTO:Denny/ Cepos )

WAMENA-Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Yalimo akan mulai dilakukan 9 desember mendatang, namun untuk mempersiapkan pengamanan disana tak tanya dilakukan dari Polres Yalimo semata, tetapi juga dibantu 50 personel Polda Papua dan 70 Personel Polres Jayawijaya guna memback up pengamanan di 5 Distrik.
Kapolres Jayawijaya AKBP Dominggus Rumaropen, S.Sos, MM melepas keberangkatan anggotanya yang melaksanakan pengamanan pemungutan suara Pilkada Yalimo di Lapangan Polres Jayawijaya, Minggu (06/12) menyatakan 70 personel Polres Jayawijaya diberangkatkan menggunakan jalur darat ke Kabupaten Yalimo untuk membackup Polres Yalimo saat pelaksanaan pengamanan pemungutan suara 9 Desember 2020 nanti.
“Ada beberapa penekanan yang harus disampaikan, pertama bagi personel yang melaksanakan BKO Polres Yalimo untuk meningkatkan kewaspadaan dan jaga kesehatan karena kita saat ini berada di tengah-tengah ancaman Covid-19, untuk itu anggota wajib menerapkan 3M.” ungkapnya Senin (7/12) kemarin.
Untuk perwira pengendali, kata Kapolres, selalu berkoordinasi dengan Kabag Ops Polres Yalimo dalam pengamanan nanti dan selalu safety atau keselamatan anggota menjadi prioritas. Selain itu, apabila nantinya terjadi situasi kontijensi di Jayawijaya ia berharap anggota bisa cepat kembali.
“Saya mengingatkan kepada anggotanya untuk tidak melakukan pelanggaran selama pengamanan Pilkada di Kabupaten Yalimo, karena kehadiran Polri disana adalah untuk memberikan rasa nyaman dan aman kepada masyarakat.”katanya
Secara terpisah Kapolres Yalimo AKBP. Rahmad Kaharuddin mengaku seluruh personil yang melaksanakan pengamanan di setiap TPS yang ada di distrik -distrik sudah dimobilisasi dengan jumlah personel secara keseluruhan untuk Polri dan BKO itu ada 145 personel, dimana dari Polres Jayawijaya ada 70 personel dan BKO Polda Papua ada 50 personel.
“Pelaksanaan pengamanan pilkada ini akan berakhir sampai pleno penetapan yang dilakukan di tingkat Kabupaten barulah BKO ini dapat meninggalkan Yalimo untuk kembali bertugas pada satuanya,”bebernya. (jo/tri)