JAYAPURA- Polres Mimika masih menyelidiki 20 amunisi dan pelontar aktif yang ditemukan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di Distrik Iwaka, Kabupaten Mimika. Polisi sedang menelusuri siapa yang meletakkan barang tersebut di tempat sampah.

Kapolres Mimika, AKBP I Gusti Era Adhinata menyebutkan, belum jelas siapa pemilik puluhan amunisi dan pelontar aktif itu.

Disinggung apakah temuan amunisi tersebut ada kaitannya dengan modus penjualan amunisi ke Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), Kapolres menyanggah dan belum bisa memastikan hal  seperti itu.

“Soal amunisi itu masih aktif atau tidak, masih dilakukan pengecekan,” ucap Kapolres Era Adhinata saat dihubungi via telepin selulernya, Rabu (15/1).

Kapolres belum bisa memastikan apakah amunisi tersebut ada indikasinya mau dijual ke KKB. Pasalnya pemiliknya juga belum diketahui, “Tidak tahu, pemilikya saja kami belum tahu,” ucapnya singkat.

Puluhan amunisi tersebut lanjut Kapolres telah diamankan di Brimob dan dimana situas Polres Mimiki sendiri kondusif.

Adapun puluhan amunisi bersama pelontar aktif itu pertama kali ditemukan oleh Hendra (17), operator alat berat di lokasi TPA sampah Distrik Iwaka, Selasa, 31 Desember 2019 lalu.

Dari laporan yang diterima Kepolisian, barang tersebut disimpan dalam sebuah bungkusan plastik itu dibuang ke TPA sampah Iwaka. Diduga barang itu, diangkut menggunakan truk sampah Pemkab Mimika berwarna hijau dengan nomor lambung 10 dengan nomor polisi DS 9593 MA.

Saat ditemukan, barang tersebut dibuka dan berisi amunisi sebanyak 10 butir kaliber 5.56.5 TJ. Selanjutnya, Rabu (1/1) di lokasi yang sama juga ditemukan dua butir pelontar GLM dan 50 butir amunisi kaliber 5,56.5 TJ. Temuan tersebut selanjutnya diserahkan ke Brimob Batalyon B Polda Papua. (fia/nat)