Terkait Kasus Pembacokan IRT

SENTANI-Polisi telah memeriksa 4 orang saksi terkait laporan masyarakat mengenai kasus pembacokan yang disertai upaya pemerkosaan terhadap seorang Ibu Rumah Tangga (IRT), istri dari salah satu pekerja perumahan bagi warga korban banjir bandang di Sentani.
“Kami sudah periksa 4 saksi, semuanya dari pekerja yang ada di kompleks perumahan warga korban banjir bandang Sentani,” kata Kapolres Jayapura AKBP Victor Mackbon saat dikonfirmasi media ini, Selasa 15/9 kemarin.

Dia menjelaskan, berdasarkan laporan yang diterima Polres Jayapura terkait kasus tersebut, ada sekitar 4 pelaku yang diduga terlibat dalam peristiwa percobaan pemerkosaan yang berakhir pada tindakan penganiayaan terhadap IRT di kompleks tersebut.
“Dari laporan itu, ada sekitar 4 pelaku yang terlibat dalam peristiwa itu, ini berdasarkan keterangan dari saksi,” jelasnya.
Victor menegaskan, kasus ini menjadi atensi pihaknya, sehingga proses penyelidikan terhadap kasus inipun sudah dimulai dan pihaknya berharap agar para pelaku segera tertangkap untuk diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.
“Kami upayakan agar kasus ini segera terungkap sehingga kita bisa mengetahui apa motif mereka melakukan kejahatan ini,” tambahnya.
Sebelumnya media ini memberitakan adanya upaya pemerkosaan yang berujung pada tindakan penganiayaan terhadap salah seorang IRT, istri dari salah satu pekerja perumahan bagi warga korban banjir bandang di Sentani. Bahkan berdasarkan laporan yang berhasil dihimpun media ini di lapangan, gangguan yang dilakukan oleh sejumlah oknum terhadap para pekerja sebenarnya sudah terjadi sejak lama. Bahkan sebelumnya, salah satu pekerja juga sempat mengalami luka bacok di kepala yang dilakukan oleh oknum masyarakat di sekitar wilayah itu. Selain itu, para pekerja ini juga melaporkan banyaknya HP yang hilang dan juga uang mereka (roy/tho)