FOTO BERSAMA: Kapolda Papua Irjen Pol Drs. Rudolf A. Rodja foto bersama Forkopimda Provinsi Papua dan tokoh agama, di sela-sela kegiatan doa dan puasa umat beragama di tana Papua di Hotel Sahid, Kamis (18/7). ( FOTO : Elfira/Cepos)

Pemilu Aman, Kapolda Papua bersama Forkopimda, Toga Gelar Doa dan Puasa Bersama

JAYAPURA-Sebagai bentuk ucapan syukur atas terlaksananya Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019 yang aman dan damai di tanah Papua, Kapolda Papua Irjen Pol Drs. Rudolf A. Rodja mengadakan kegiatan doa dan puasa bersama umat beragama di tanah Papua, di Hotel Sahid, Kamis (18/7).

Kegiatan doa dan puasa bersama umat beragama ini bukan pertama kali diadakan oleh Polda Papua, tetapi merupakan program rutin. Dengan harapan agar Papua tetap aman dan damai.

Dalam doa dan puasa bersama ini, masing-masing agama akan berdoa untuk keamanan dan kedamaian Papua sesuai dengan keyakinan mereka masing-masing. 

Rencananya Jumat (19/7) sore, akan dilanjutkan dengan buka puasa bersama.

Kapolda Papua, Irjen Pol. Drs. Rudolf Albert Rodja mengatakan doa dan puasa bersama ini telah dilakukan sebelum pelaksanaan Pemilu tahun 2019. Doa dan puasa bersama ini dilakukan agar Pemilu legislatif dan Pilpres tahun 2019 berjalan dengan damai, aman, bermartabat.

“Sekarang Pemilu sudah selesai. Kita juga harus mensyukuri karena yang kita alami adalah kekuatan doa kita semua, itu petunjuk dan perintah dari Tuhan YME. Apa yang sudah kita lewati itu semua kuasa Tuhan YME,” ungkapnya.

Menurutnya, Pileg dan Pilprses tahun 2019 sudah selesai dan Presiden dan Wakil Presiden terpilih adalah Jokowi dan Maaruf  Amin. Untuk itu, semua pihak harus bersyukur karena Pemilu tersebut sudah berjalan aman dan damai.

Dikatakan, Pemilu legislatif ada beberapa kabupaten yang sedang melakukan gugatan di Mahkamah Konstitusi (MK). Terkait gugatan ini, Polda Papua telah mengantisipasi putusan MK, apabila ada pihak-pihak yang tidak puas dengan putusan tersebut. 

“Kami meminta agar para tokoh agama melaksanakan doa bersama agar dinamika situasi dan keamanan di Papua bisa berjalan dengan baik. Sehingga tidak terjadi kejadian yang tidak kita inginkan, seperti  pembunuhan dan penembakan. Ini harapan kita semua. Saya mengucapkan selamat puasa 24 jam dan doa puasa bersama, semoga Tuhan bersama kita semua,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Papua, Pdt. Lipiyus Biniluk yakni mengatakan bahwa Tuhan itu adil, sehingga Pemilu 2019 di tanah Papua aman, damai dan bermartabat dan Tuhan juga senang.

Ia menyebut bahwa doa dan puasa adalah bicara umat manusia terhadap Tuhan sang  pencipta dan itu sangat penting ditambah dengan puasa,  menahan keinginan duniawi. 

Diakuinya, doa dan puasa bersama sudah diadakan sejak Kapolda Boy Rafli , Kapolda Martuani Sormin dan sampai Kapolda Albert Rodja.

“Kerja keras bapak Kapolda tidak ada artinya apabila tidak ada dukungan dari doa para tokoh agama. Kita sudah sering melakukan hal yang baik. Puasa sudah biasa kita lalui maka jerih dan upaya itu akan digantikan dengan karunia Tuhan yang baik,” ungkapnya.

Ketua FKUB melihat Panglima Kodam XVII/Cenderawasih bersama Kapolda Papua sangat solid menjaga keamanan di tanah Papua, sehingga itu pihaknya harus tetap meningkatkan doa dan puasa bersama agar gugatan yang masih berada di MK menghasilkan keputusan yang baik tanpa ada permasalahan yang akan terjadi di belakangnya.

“Mari sama-sama kita saling bergandengan tangan dan mendoakan Papua agar tetap aman dan damai,” tegasnya.

Hadir dalam kegiatan doa bersama yakni Kapolda Papua Irjen Pol Drs. Rudolf Albert Rodja, Kabinda Papua Brigjen TNI A.H. Napoleon, Wadan Lantamal X Jayapura Kolonel Laut (P) Eko Wahyono, Dir Binmas Polda Papua, Kabid Humas Polda Papua, Kabid Propam Polda Papua, Kadispers Lanud Silas Papare, Kasi roh protestan Bintaldam XVII/Cenderawasih, Ketua FKUB, Ketua PGGP Provinsi Papua, Pimpinan sidang Majelis/ Anggota Komisioner Bawaslu Provinsi Papua Divisi Penindakan Pelanggaran dan Para tokoh lintas agama.

Acara yang ditandai dengan penabuhan tifa tanda doa dan puasa bersama dibuka. Kapolda Papua Irjen Pol Rudolf A. Rodja sebelumnya sudah berdiskusi dengan Pdt. Lipiyus Biniluk tentang bagaimana perjalanan sebelum Pemilu 2019 di tanah ini. (fia/nat)