WAMENA-PT. PLN UP3 Wamena memastikan telah melakukan penyambungan listrik sampai ke 3 Kampung di Distrik Pelebaga Jayawijaya yang selama ini belum dialiri jaringan kelistrikan. Ini merupakan bentuk kepedulian PLN untuk terus memberikan penerangan bagi masyarakat hingga ke pelosok negeri khususnya di Papua.

Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua bersama Forkopimda dan Pihak PLN UP3 Wamena melaunching 3 Desa Baru Berlistrik di Distrik Pelebaga, Kamis (6/8). ( FOTO: Denny/Cepos )

   Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua Bupati Jayawijaya  mengakui jika jaringan listrik Distrik Pelebaga sudah jauh menjangkau sampai Kampung Landia,  yang kemarin dilaunching di Pelebaga untuk nyalakan listrik.

   “Ada beberapa distrik yang akan kami minta untuk dilaunching lagi, terutama yang jaringan sudah terpasang seperti di Bipiri sampai ke wilayah perbatasan dan saya sudah minta kepada PLN untuk dari Tagime menuju Tagineri itu tinggal sedikit dan saya sudah minta kalau bisa terakses supaya distrik terpinggir juga bisa menikmati penerangan.” ungkapnya Kamis (6/8) kemarin. 

  Di tempat yang sama Manager Bidang Jaringan PT.PLN UP3 Wamena Utrecht Z. I. Korwa menyatakan jika ia ditugaskan dari manajer UP3 mewakili untuk acara lauching masuknya listrik di 3 kampung secara bersamaan seperti Aleak, Landia dan Inanekelok serta gereja di Distrik Pelebaga Kabupaten Jayawijaya, yang dibutuhkan masyarakat selama ini.  

   “Sejauh ini kami sudah operasikan jaringan kami dari Sinakma sampai di Pelebaga dan kurang lebih ada 5 trafo penyangga yang digunakan untuk menyuplai tenaga listrik itu khusus melayani perkampungan yang ada di sekitar distrik Pelebaga.” jelasnya  saat ditemui di Distrik Pelebaga.

   Utrecht Korwa mengaku mewakili PT.PLN Persero Papua dan Papua barat, unit pelayanan pelanggan Wamena, pihaknya meresmikan kampung ini. Listrik di kampung ini sudah bisa disambung  untuk melayani masyarakat yang ada di Pelebaga oleh  pihak Gerai Layanan Listrik (Gelis). “Karena jaringan sudah masuk maka tinggal dilakukan penyambungan ke rumah warga melalui Gelis, sehingga warga bisa mendapat penerangan dirumah masing -masing,” jelasnya.

   Ia menyatakan pembangunan kelistrikan yang dilakukan PLN ada dua kategori. Yakni, kategori PLN sendiri dan kategori pemerintah daerah. Untuk kategori PLN pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin untuk mengoperasikan jaringan-jaringan yang belum beroperasi, dengan berkoodinasi dengan PLN kantor wilayah.

   “Ada beberapa kampung yang sementara sudah terbangun, tetapi jaringannya belum beroperasi, dari sisi PLN kami akan upayakan dalam rentang waktu bulan ini sampai Desember, kalau memang ada pelanggan di sana dibantu teman-teman Gelis berarti kita akan tetap operasikan.”kata Utrecht

   Ia menambahkan khusus untuk di pelebaga, khusus di kampung ini baru sekitar 16 pelanggan yang telah menyambungkan listrik ke rumahnya  dan  akan ditambah lagi untuk penyambungan listrik ke rumah warga. “Untuk Jayawijaya secara keseluruhan   kurang lebih ada 300 kampung yang kita akan coba layani lagi khusus untuk pelayanan kelistrikan dari PLN,”tutupnya. (jo/tri)