Benhur Tomi Mano. ( foto: Erik / Cepos)

Benhur Tomi Mano

-Usulkan Maruarar Sirait

JAYAPURA –  Ketua Umum Persipura Jayapura, Benhur Tomi Mano berharap, PSSI dapat menjadi pengawas dalam perjalanan PT LIB, termasuk dalam tahapan pemilihan pimpinan Direktur Utama PT LIB yang baru.

Dimana diketahui, Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) Cucu Somantri dan tiga komisaris LIB yaitu Sonhadji (komisaris utama), Hasani Abdulgani dan Hakim Putratama resmi mengundurkan diri dari perusahaan operator kompetisi tersebut.

Keputusan empat petinggi LIB itu disetujui oleh para pemegang saham dalam rapat umum pemegang saham (RUPS) luar biasa LIB yang digelar secara virtual pada hari ini, Senin (18/5).

“PSSI kami minta untuk menjadi pengawas dalam mengawal perjalanan LIB nanti, kami yakin Pak Ketua Umum PSSI, Muhammad Iriawan, juga menginginkan hal yang sama, yakni kita bisa memilih pimpinan LIB yang profesional, kapabel dan berpengalaman demi perbaikan sepakbola nasional,” ungkap Tomi Mano kepada awak media di Kota Jayapura, Selasa (19/5) siang kemarin.

Orang nomor satu Kota Jayapura itu juga membeberkan, bahwa sesama kontestan Liga 1 harus bijak dalam menentukan nakhoda pimpinan PT LIB.

“Kami melihat Madura United memegang teguh prinsip dan pendiriannya, dan kami sepakat, bahwa pimpinan LIB nantinya jangan dari PSSI, dan jangan mereka yang terafiliasi dengan klub, karena kita lihat sendiri bagaimana rumitnya konflik yang kita hadapi sekarang karena ada keterkaitan tanggungjawab antara PSSI dan LIB,” ujarnya.

Persipura sendiri telah mengusulkan 3 nama untuk bisa menggantikan peran Cucu Somantri sebagai Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB).

“Kami mengusulkan Maruarar Sirait, Tommy Welly dan Tigor Shaloom Boboy, profesionalitas mereka bagi kami sudah teruji. Semoga cita cita kita untuk meraih kemajuan positif sepakbola Indonesia,” tandasnya. (eri/gin).