Rombongan peserta PYD  Keuskupan Jayapura saat tiba di Bandara Mopah Merauke dan disambut panitia  PYD I Keuskupan Agung Merauke. ( FOTO : Sulo/Cepos)

MERAUKE-  Peserta Papua Youth Day (PYD) I  Tahun 2019  yang dipusatkan di Keuskupan Agung Merauke  terus berdatangan  ke Merauke. Jumat (21/6) kemarin,   giliran  rombongan   dari Keuskupan Jayapura. Dengan menggunakan pesawat   Lion Air, rombongan    PYD  ini tiba sekitar  pukul 08.30 WIT. 

    Vikaris  Jenderal  (Vikjen) keuskupan Agung Merauke  Pastor Hendrikus Kariwop, MSC, Ketua Panitia   Petus E Cabui dan panitia melakukan penjemputan  di bandara Mopah Merauke. Selain penggalungan  bunga bagi   pimpinan rombongan, juga  disambut secara  adat Marind.   

  Pastor  Henderikus Kariwop  menyampaikan selamat datang  kepada rombongan   tersebut di  Tanah Marind,  yang  telah ditetapkan  sebagai gerbang Hati Kudus Yesus. 

   ‘’Kami umat   Keuskupan Agung Merauke  sudah siap menerima saudara-saudara dalam  melaksanakan kegiatan ini yang pertama di  Papua dan Papua Barat ini,’’   jelas Pastor Hengki.  Ia juga mengajak seluruh peserta PYD  untuk dapat menunjukkan  kepada dunia khususnya kepada  Papua bahwa inilah  Orang Muda Katolik  (OMK). 

    ‘’Sebagai  OMK, kita harus memiliki  militansi  sebagai orang  Katolik yang mengimani Yesus Kristus sang   gembala Agung,’’ jelas  Pastor Hengki.      Setelah   penyambutan  tersebut kemudian dilanjutkan dengan  briefing  dari bidang kesehatan.   Selanjutnya dilanjutkan dengan live in ke Paroki  Mapah Lama. Hingga siang kemarin , total peserta yang  telah  datang  ke Merauke  leboh dari 500  peserta. Sementara  peserta dari   paroki  di Wilayah Keuskupan Agung Merauke masih  terus  berdatangan. 

    Diketahui , pertemuan  Orang Muda Katolik  se-Papua dan Papua Barat dari 5  keuskupan   ini  yakni Keuskupan Agung Merauke, Keuskupan Jayapura, Keuskupan Agats, Keuskupan Timika dan Keuskupan Sorong merupakan yang pertama dan akan menjadi tonggak sejarah   untuk kebangkitan  Orang Muda Katolik di Papua dan Papua Barat dalam membangun  iman dan gereja mereka ke depan. (ulo/tri)