Pesawat Intai Strategis milik TNI AU saat tiba Bandara Sentani dan bersiap melanjutkan  pencarian Heli M-17, Sabtu (3/8). ( FOTO : Robert Mboik/Cepos)

SENTANI-Pesawat Intai Strategis milik TNI AU dari Skadron Udara  Lanud Sultan Hasanuddin, Makassar, yang dikirim untuk membantu pencarian helikopter Penerbad MI-17 yang hilang kontak dalam penerbangan dari Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang ke Sentani, Kabupaten Jayapura, 28 Juni 2019 lalu, telah tiba di Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura, Sabtu (3/8).  

Komandan Lanud Silas Papare, Marsma TNI Ir. Tri Bowo Budi Santoso menjelaskan, Mabes TNI telah kembali memberikan dukungan pesawat dan personel untuk mencari helikopter yang hilang kontak sejak 28 Juni lalu. 

Pesawat pencarian jenis boeing itu sudah tiba di Bandara Sentani menurut Budi Santoso langsung melakukan pencarian. Namun dari hasil pencarian itu, pihaknya belum menemukan tanda tanda apapun dari helikopter yang hilang kontak.

“Datang dari Makassar sejak tanggal 2 Agustus 2019 langsung melakukan pencarian, namun helikopter yang hilang kontak belum ditemukan,” ungkap Budi Santoso kepada wartawan di Sentani, Sabtu (3/8).

Pencarian menurut Danlanud Budi Santoso tetap dilanjutkan hingga batas waktu yang belum ditentukan. Pihaknya berharap, pencarian terhadap helikopter ini segera membuahkan hasil dengan adanya bantuan tambahan pesawat dan personel  dari Mabes TNI.

Danlanud menambahkan, sejauh ini proses pencarian  dalam keadaan lancar saja. Namun diakuinya masih terkendala cuaca buruk dan awan tebal. Meski begitu, pencarian tetap dilakukan.(roy/nat)