Kondisi Badan jalan poros Nafri yang telah diaspal, Selasa (24/11) kemarin. ( FOTO: Edu for Cepos)

JAYAPURA – Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Jayapura, Edu Sasarari, mengatakan, bahwa proyek penurunan dan pelebaran ruas jalan Nafri, Kota Jayapura, akan rampung 100 persen pada pertengahan Desember 2020 mendatang.

 Kabalai Edu menjelaskan, penurunan grade jalan yang mereka lakukan sepanjang 2 km itu bervaiasi. Tapi menurut Kabalai Edu, penurunan grade jalan yang paling dalam adalah 8 meter.

Tak hanya penurunan grade badan jalan, Kabalai Edu menuturkan, BPJN Jayapura pun melakukan pelebaran jalan dengan luas 6 meter.

 Kata Kabalai Edu, saat ini pihaknya sedang fokus pengaspalan badan jalan. Sehingga petengahan Desember pun dapat dilalui oleh segala jenis kendaraan. Dia menambahkan progres pekerjaan sudah sampai pada pengaspalan, dan menurut rencana pertengahan Desember sudah selesai  dan bisa dilewati kendaraan.

 “Saat ini fokus pengaspalan, pembuatan saluran air, dan bahu jalan kita cor. Memang ada sedikit masalah non teknis, tapi kita optimis selesai Desember sesuai kontrak. Dan sudah bisa dilalui kendaraan,” ungkap Edu sapaan akrabnya kepada Cenderawasih Pos saat dihubungi via telepon selulernya, Selasa (24/11) kemarin.

 Selama ini, tanjakan tersebut memang menjadi keluhan setiap pengendara yang melintas, khususnya kendaraan yang membawa muatan berat. Kabalai Edu pun berharap, setelah perbaikan dengan penurunan grade jalan serta pelebaran jalan dapat mengatasi masalah tersebut.

“Dari dulu, jika kita nanjak membawa pasir atau batu itu setengah mati, dengan penurunan grade ini sudah bisa meringankan para pengendara yang melintas,” tandasnya. (eri/wen)