PS Rajawali dan PS Kombar   yang mengawali pertandingan Sepak Bola U-19 saat memasuki lapangan pertandingan  di Lapangan Atletik Frans Mahuze Mini Maro Meauke, Senin (8/7)  ( FOTO : Sulo/Cepos)

MERAUKE–Dalam   rangka pembinaan sekaligus mencari bibit-bibit olahraga  yang memiliki potensi  di Kabupaten Merauke, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)  Merauke  melalui KONI Kabupaten Merauke menggelar Pekan Olagraga Kabupaten Merauke atau Porkamer. Porkamer ini  diawali dengan pertandingan sepak bola umur 19  yang dibuka secara langsung  Bupati Merauke,  Frederikus Gebze, SE, M.Si. 

  Sebanyak   12 klub ikut memeriahkan Porkamer yang akan berlangsung sampai 30 Juli.  Bupati Merauke Frederikus Gebze saat membuka   pertandingan tersebut mengungkapkan, kegiatan ini merupakan salah satu tujuan negara dan tjuan nasional untuk menyiapkan kader-kader dan duta negara dalam rangka sportivitas  dan professional  olahraga.  

Karena selama pertandingan  berlangsung  akan ditonton oleh masyarakat Merauke. Bupati  Frederikus Gebze meminta  kepada para peserta  untuk bermain secara sportif. 

‘’Ini adalah  bagian dari ajang   untuk mencari bibit  mempersiapkan langkah-langkah ke depan.  Saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak, baik yang tersurat maupun tersirat karena itu adalah bagian dari upaya kita mengembangkan olahraga  di Kabupaten Merauke,’’ jelasnya. 

Sebagai   salah satu tuan rumah  pelaksanaan PON XX di Papua, menurut   bupati,  Porkamer  yang digelar ini merupakan bagian  dalam menyemangati  pelaksaan PON  XX tersebut.  Karena setelah sepak bola ini akan ada   pertandingan cabang olahraga lainnya.  

Pada kesempatan tersebut, bupati   juga memberi nama Stadion Mini Maro Merauke  tersebut menjadi nama Stadion Atletik Frans Mahuze  Mini Maro. Frans Mahuze  merupakan  atlet atletik Nasional  yang tidak hanya membawa  harum nama Merauke maupun Papua  tapi juga secara nasional.  

Sementara itu, Ketua Panitia Kaharuddin menjelaskan, tujuan dan maksud dari kegiatan ini antara lain sebagai wadah pengembangan sepak bola usia dini di Kabupaten Merauke,   kemudian sebagai program KONI Kabupaten Merauke menjelang pelaksanaan PON XX, Ttahun 2020 di Provinsi Papua di mana Kabupaten Merauke sebagai salah satu cluster penyelenggara babak penyisihan  Cabor sepak bola. ‘’Kemudian menumbuhkan serta menggairahkan sepak bola secara dini di Kabupaten Merauke  serta sebagai sarana pengembangan bibit-bibit  muda sepak bola,’’pungkasnya. (ulo/tho)