Petugas  dari   Kantor  Kesehatan Pelabuhan   Merauke  saat melakukan pemeriksaan   kelengkapan surat   kesehatan  bagi setiap calon penumpang KMP Bambit yang berangkat menuju Kabupaten Mappi dan  Asmat,   Sabtu ( 6/6) ( FOTO: Sulo/Cepos )

MERAUKE- Untuk   pertama  kali  di masa pandemi Corona sejak pemerintah   Provinsi Papua dan Kabupaten Merauke  menutup akses    kapal penumpang,    sebuah kapal  perintis  yakni KMP  Bambit  dari Pelabuhan  Merauke  diberangkatkan  dengan   tujuan   Kabupaten Mappi dan  Kabupaten Asmat, Sabtu   (6/6). 

    Namun  untuk  bisa    naik diatas kapal  tersebut sejumlah  persyaratan  harus  dikantongi. Pemuatan    dan pemberangkatan   KMP  Bambit  ini dijaga ketat  oleh   kepolisian dari Polsek Kawasan Pelabuhan Merauke  dan Satpolair  Mereauke.   

   Kapolres  Merauke  AKBP  Agustinus  Ary Purwanto, SIK  melalui Kasat Polair AKP Micha P.Toding, SH, SIK, mengungkapkan, bahwa    pengamanan   yang  dilakukan ini   agar  tidak menimbulkan   hal-hal yang tidak diiinginkan. Sebab,  banyak  pula yang    belum mengantongi   izin  jalan dari  Posko  Covid-19  Kabupaten  Merauke maupun surat sehat namun  berusaha  untuk naik  keatas kapal. “Ada sekitar 60   penumpang yang dibawa  oleh kapal  tersebut,’’ katanya. 

  Namun sebelum naik    ke atas kapal,  terlebih dahulu   calon penumpang  menunjukkan surat keterangan kesehatan dari gugus tugas Covid – 19 kepada petugas. Kepala Syahbandar Pelabuhan Merauke, Kapolsek Kawasan Pelabihan   Merauke dan Kepala Kesehatan Pelabuhan dan staf sebagai pemeriksa  hadir menyaksikan  pemberangkatan  KMP Bambit  tersebut. Termasuk anggota Sabhara Pos Kudamati Merauke.  sekitar  pukul 17.15 WIT,  KMP Bambit meninggalkan dermaga Pelabuhan Merauke  Pelindo menuju daerah tujuan. (ulo/tri)