Atlet Biliar Papua, Hamka Jaya saat tampil dalam turnamen Bali Internasional Open yang berlangsung di Bali, Selasa (8/12). ( FOTO: Agus for Cepos)

 Biliar Papua 

JAYAPURA – Guna mengasah mental mental bertanding para atletnya, cabang olahraga Biliar Papua mengirimkan atletnya dalam turnamen Biliar bertajuk Bali Internasional Open.

Dalam Bali Internasional Open yang berlangsung sejak 7-16 Desember itu di Bali, Papua hanya mengirim 6 pebiliarnya di nomor bola 9 dan 10.

Sekretaris Umum Pengprov Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (Pobsi) Papua, Agus Fakaubun mengatakan, bahwa mereka tak akan muluk-muluk dalam turnamen tersebut. Menurutnya, pembinaan mental bertanding yang kini sangat dibutuhkan oleh para atletnya.

‘Tujuan di sini bukan mencari juara, tapi melatih mental tanding saja karena itu sangat dibutuhkan di Biliar, Kalau skil individu saya pikir kita tidak kalah dengan dari luar. Hanya saja bagaimana kita memupuk rasa kepercayaan diri terhadap atlet lewat turnament,” ungkap Agus kepada Cendrawasih Pos saat dihubungi via telepon selulernya, Selasa (8/12).

Apalagi menurut Agus, turnamen tersebut sangat cocok bagi para atlet Papua dalam melakukan persiapan. Pasalnya, Bali Internasional Open tersebut juga diikuti penulis mancanegara.

Dirinya juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada Ketua umum POBSI Papua, Natalis Tabuni yang telah mensupport para atlet Papua dalam mengikuti turnamen tersebut.

“Ada beberapa turnamen yang kami ikuti dan tidam dibiayai oleh KONI, tapi dibiayai oleh ketua umum kami, pak Natalis Tabuni. Contohnya Bali Open ini biayanya dari Ketum POBSI,” ujar Agus.

Soal kesiapan dan target Biliar pada PON XX 2021 mendatang, Agus optimis Biliar Papua mampu menyumbangkan 4 medali emas dari 20 nomor yang akan dipertandingkan. (eri/gin).