Pemain Persitoli Tolikara saat berduel dengan pemain PON Papua di Stadion Mandala Jayapura, Sabtu (13/7).(FOTO : Erik / Cepos)

JAYAPURA- Persiapan tim Persitoli Tolikara menyambut musim kompetisi Liga 3 musim 2019 benar-benar begitu siap dari pada musim-musim sebelumnya.

Gagal pada musim 2018 lalu, membuat Persitoli kian lebih siap di musim ini. Mematok target promosi Liga 2 membuat tim besutan Kalamen Yues itu terus intens berbenah.

Bahkan untuk mencapai target, manajemen Persitoli tak tanggung-tanggung melakukan rekrutan pemain potensial yang mayoritas asli anak Papua.

“Terutama untuk kesiapan dari manajemen, pengalamana lalu dimana fase yang begitu panjang. Dan melihat pengalaman itu, tahun ini (2019) pak Ketua Umum memberikan target yang sama ditahun lalu,” ungkap manajer Persitoli Tolikara, Domiles Wanimbo kepada Cenderawasih Pos saat ditemui di Stadion Mandala Jayapura, Sabtu (13/7).

Bahkan, Persitoli juga digadang-gadang akan medaratkan dua pemain potensial lainnya. Salah satunya merupakan mantan pemain Persipura Jayapura, Darnus Tabuni.

“Persiapan tahun ini lebih dari tahun lalu, termasuk dalam rekrutan pemain. Kita belanja pemain juga rata-rata pemain dari Liga 1, 2 dan 3. Untuk Liga 1 kita akan datangkan Darnus Tabuni dan salah satu pemain lagi dari Bontang FC,” ujarnya.

Domiles juga menuturkan, rekrutan yang mereka lakukan benar-benar hasil seleksi yang ketat. 

“Seleksinya kemarin terbuka, memang anak daerah menjadi perioritas, tapi kemampuan menjadi tolak ukur, kalau kualitasnya diatas rata-rata dia layak di tim, kami juga tidak ada pemain titipan dalam tim ini,” jelasnya.

Ia berharap, Persitoli kedepan bisa menghidupkan sepak bola di wilayah pegunungan Papua. Pasalnya, ketika Persiwa Wamena turun kasta dan diambil alih oleh pihak lain, tak ada lagi klub dari pengunungan Papua yang muncul.

“Dulu kita punya Persiwa, tapi sekarang sudah tidak ada. Jika kita berusaha dan Tuhan menghendaki kita kenapa tidak,” bebernya.

Sementara itu, pelatih kepala Persitoli Kalamen Yues menambahkan, sejauh ini timnya belum begitu padu, termasuk saat bermain imbang 1-1 dengan tim sepak bola PON.

Menurutnya, masih ada beberapa perkerjaan rumah yang harus ia selesaikan. Termasuk strategi transisi menyerang ke bertahan, dan sebaliknya.

“Permainan dari belakang ke tengah, dan tengah ke depan itu yang belum di mengerti dengan baik oleh pemain. Bertahan ke menyerang dan bertahan menyerang itu belum sempurna,” jelasnya.

Namun ia berharap, kehadiran dua pemain yang akan didatangkan bisa menjadi jawaban mereka. Pasalnya dua pemain yang mereka akan mereka datangkan merupakan tipikal stoper dan gelandang serang.

“Ada dua pemain dari luar, salah satu mantan pemain Persipura dan satunya dari Bontang, semoga bisa membantu kita nanti. Tapi mereka harus trial dulu, kita harus lihat petensinya dengan tim ini,” ucapnya.

Ia juga mengakui, jika pemain yang mereka miliki saat ini juga masih akan berubah. Menurutnya, mereka akan melihat dan mencari beberapa pemain yang sedang dibutuhkan oleh tim.

“Beberapa pemain belum klop, dan kita akan melihat lagi. Tentu masih akan ada perubahan dalam tim. Tapi yang pastinya kita akan daftarkan 27 pemain selama mengikuti kompetisi,” tandasnya. (eri/tho)