Ridwan Bento Madubun ( FOTO : Erik / Cepos)

Untuk Dua Laga Kandang 

JAYAPURA-Manajemen Persipura tidak hanya dipusingkan soal star awal timnya yang kurang baik. Namun manajemen tim berjuluk Mutiara Hitam itu juga dipusingkan soal homebase di luar kandangnya.

Pasalnya, Stadion Mandala Jayapura yang menjadi markas tim Persipura akan direnovasi untuk kepentingan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Tahun 2020 di Bumi Cenderawasih.

Stadion berkapasitas 30 ribu penonton itu akan menjadi salah satu venue event olahraga empat tahunan itu.

Sempat dikabarkan, laga kontra Semen Padang akan menjadi laga terakhir tim Persipura di Stadion Mandala Jayapura. Namun pemerintah Papua masih memberikan lampu hijau untuk menggunakan Mandala sambil menunggu kepastian renovasi.

Persipura direncanakan masih bisa menjamu tamunya Perseru Badak Lampung pada 9 Juli dan Madura United 15 Juli mendatang.

“Melawan Perseru Badak Lampung dan Madura United kita masih main di sini (Mandala). Sambil melihat peluang jika kita harus homebase di luar. Karena kita juga ingin sebagai tuan rumah yang baik dan PON sukes,”ungkap Asisten Manajer Persipura Jayapura, Ridwan Bento Madubun saat memberikan keterangan kepada awak media di Stadion Mandala Jayapura, Jumat (28/6) kemarin.

Pria yang akrab disapa Bento menuturkan, jika memang tidak bisa menggunakan Stadion Papua Bangkit, pihaknya sudah mememiliki opsi lain.

“Jika tidak bisa maka kita pasti keluar, karena Stadion Barnabas Youwe Sentani tidak memungkinkan. Karena tidak sesuai dengan standar dari PT Liga. Saat ini kita sedang melihat Stadion di Malang atau Balikpapan,”tandasnya.(eri/tho)