JAYAPURA- Manajemen Persipura Jayapura terus berupaya agar mereka bisa tampil pada AFC Cup 2021. Penjajakan sponsorship telah dilakukan oleh manajemen Persipura untuk bisa mendapatkan suntikan dana.

Kabarnya, manajemen Persipura telah melayangkan proposal kepada PT Freeport Indonesia dan Kuku Bima. Persipura berharap banyak kepada dua perusahaan ini agar kembali mendampingi pasukan Merah Hitam musim ini.

Ketua Umum Persipura Jayapura, Benhur Tomi Mano mengatakan, untuk mengarungi AFC Cup serta Liga 1 2021, Persipura setidaknya butuh suntikan dana cukup besar.

Orang nomor satu di Kota Jayapura itu menyebutkan, bila timnya musim ini mencapai babak final AFC Cup dan Liga 1 musim 2021 bergulir maka Persipura butuh anggaran senilai Rp 35 miliar.

“Jika Persipura sampai pada babak final (AFC Cup), itu kita bisa butuh dana sekitar Rp 35 miliar,” ungkap Tomi Mano kepada Cenderawasih Pos saat dihubungi via telepon selulernya, Rabu (3/2).

Meski manajemen Persipura masih menghentikan aktivitas klub, dan belum memiliki kerangka tim yang akan digunakan musim ini (2021), tapi Tomi Mano mengaku, sang juru taktik Jacksen Tiago masih menjadi nakhoda pasukan Merah Hitam. “Jacksen statusnyanya masih di Persipura,” ujar Tomi Mano.

Selain Jacksen, Tomi Mano juga memberikan sinyal bahwa skuad di musim lalu tak akan mengalami banyak perubahan. Apalagi hingga kini, kata Tomi Mano, belum ada pemainnya yang berpamitan.

“Mereka semua anak-anak Papua dan mereka pasti siap membela negeri mereka di tanah Papua, mereka akan membela negeri mereka sendiri,” pungkasnya.

Di pentas AFC Cup, Persipura memiliki rekam jejak yang sangat mentereng. Persipura merupakan satu-satunya wakil Indonesia yang pernah mencapai babak semifinal di tahun 2014 silam. (eri/tho)