Gebrakan Kadistrik Japsel Memutus Mata Rantai Penyebaran Covid-19 di Wilayahnya

Kadistrik Jayapura Selatan H.Jaya Kusuma, SE.,MM.,ikut turun di jalan dalam melakukan patroli yustisi Prokes di wilayahnya, belum lama ini. ( FOTO: Priyadi/Cepos)

Untuk mencegah penyebaran Covid-19 khususnya di Wilayah Jayapura Selatan, Kadistrik Japsel H.Jaya Kusuma,SE, MM, berupaya melakukan  berbagai upaya. Langkah ini diambil untuk meminimalisir kontak agar penyebaran Covid-19 tidak makin meluas. Lalu bagaimana caranya?

Laporan: Priyadi-Jayapura.

Sampai saat ini, pandemi Covid-19 di Kota Jayapura masih  belum terkendali. Angka kasus penyebaran Covid masih terus meningkat. Salah satu faktornya, karena  kesadaran masyarakat maupun pelaku usaha dalam menerapkan protokol kesehatan masih minim. 

  Padahal upaya pemerintah cara memutus mata rantai penyebaran Covid-19 Kota Jayapura telah dilakukan secara maksimal. Diantaranya dengan cara memberikan himbauan, sosialisasi kepada masyarakat, maupun penegakan Perda Pencegahan dan Penegakan protokol kesehatan bagi masyarakat Kota Jayapura, untuk lebih memaksimalkan dalam menekan penyebaran Covid-19.

  Selain itu, sinergi antara pemerintah daerah bersama unsur lainnya juga dibutuhkan dan hal ini juga dilakukan Kepala Distrik Jayapura Selatan H. Jaya Kusuma,SE.,MM., dimana pada tahun 2021 ini, pihaknya dalam membantu pemerintah Kota Jayapura yntuk menghentikan penyebaran Covid-19 di wilayahnya dilakukan dengan maksimal.

  “Program kerja yang saya lakukan dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19  yakni memaksimalkan pembentukan Tim Satgas Covid-19 Distrik Jayapura Selatan, yang terdiri dari Kadistrik Japsel, Kapolsek Japsel, Danramil 1701 Jayapura Selatan dan unsur lainnya untuk bersatu dan bersinergi dalam melaksanakan patroli pengetatan aktivitas warga dan pelaku usaha serta membagikan masker gratis bagi warga wilayah Distrik Jayapura Selatan,” kata Jaya Kusuma, Senin (25/1)kemarin.

  Menurutnya dengan melakukan pengetatan aktivitas warga dan pelaku usaha  dengan cara melaksanakan patroli keliling bersama unsur Muspika, ada Kapolsek Japsel, Danramil Japsel dan unsur lainnya ini akan lebih efektif. Sebab, jika tidak dilakukan patroli keliling warga tidak ada kesadaran untuk mau menerapkan protokol kesehatan dan menaati aturan pemerintah Kota Jayapura.

  Perlu diketahui, kasus penyebaran Covid-19 wilayah Jayapura Selatan sampai saat ini masih tinggi dan Distrik Japsel masih di zona merah. Tidak sedikit warganya yang terpapar Covid-19, bahkan ada yang sampai meninggal dunia. Hal ini dipengaruhi faktornya adalah  karena aktivitas warga dan pelaku usaha sangat padat setiap harinya.

   Oleh karena itu, jika tidak ada tindakan khusus kepada warga maupun pelaku usaha tentu dikhawatirkan kasus penyebaran Covid-19 bisa semakin meningkat.

Hal lain yang akan dilakukan Kadistrik Japsel dalam memutus mata rantai penyebaran Covid yakni dengan membagikan masker gratis kepada masyarakat supaya masyarakat tetap memakai masker saat melakukan aktivitas di luar rumah.

  Kadistrik juga meminta kepada pengelola objek wisata di pantai Hamadi dan Holtekamp untuk selalu mengingatkan setiap pengunjung yang datang tetap menerapkan protokol kesehatan. Tak lupa juga Kadistrik meminta bantuan kepada tokoh adat, tokoh agama, tokoh perempuan untuk selalu memberikan himbauan kepada masyarakat untuk mau menerapkan protokol kesehatan.

  Kadistrik membeberkan, anggaran Pemkot Jayapura tahun 2020 banyak dilakukan refocusing dan realokasi anggaran demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19,  begitu pula di tahun 2021 APBD Pemkot juga mengalami penurunan sehingga ini sangat berdampak bagi anggaran di jajaran OPD Pemkot Jayapura.

  Kadistrik mengakui, walaupun tingkat kota juga dilakukan patroli sweeping Yustisi Prokes namun apa yang dilakukan nantinya juga tidak tumpah tindih, karena Satgas Covid-19 tingkat Jayapura Selatan juga ada Tupoksinya sendiri. Justru  ini  untuk lebih membantu totalitas dalam efektifitas penerapan protokol kesehatan bagi masyarakat wilayah Jayapura Selatan.

  “Saya berharap virus Corona bisa segera berlalu supaya aktivitas masyarakat dan pelaku usaha bisa berjalan normal kembali, karena adanya virus Corona merusak tatanan kehidupan masyarakatbdi dunia, yang sangat mempengaruhi  secara sosial, ekonomi, kesehatan, pendidikan, pembangunan dan lainnya,” kata Jaya Kusuma yang juga sebagai Ketua NPC Papua.

  Oleh sebab itu, kata Jaya, ia mengajak semua masyarakat mari sama-sama komitmen dalam memutus mata rantai Covid-19, yang  dimulai dari diri sendiri, jangan abaikan penerapan protokol kesehatan, karena pemerintah sudah melakukan semua usaha dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini semata-mata untuk melindungi dan menyelamatkan masyarakat Kota Jayapura.(*/tri)