Jhony Banua Rouw  (FOTO: Dok Cepos)

PON 2020 Papua

JAYAPURA – Virus Corona atau Covid-19 kini menjadi pandemi, segala aktifitas mulai dibatasi. Beberapa negara telah melakukan travel warning. Wabah yang berawal dari Kota Wuhan China itu juga kini menjadi ancaman besar di tanah air. 

Ketua umum pengprov Perbakin Papua, Jhony Banua Rouw mengatakan jika dampak dari Covid-19 menunda try out atletnya ke Pulau Jawa. 

Awalnya tim menembak PON Papua dijadwalkan menjalani tiga event nasional di Pulau Jawa, sekaligus berencana melakukan try out selama tiga bulan (Juni, Juli, Agustus) di Bogor dan Depok.

“Sebenarnya di bulan Juni atau Juli kita akan kirim mereka ke Pulau Jawa hingga Agustus nanti. Karena kami sudah minta ke PB untuk jadwal pertandingannya kita minta try out di sana. Ada tiga sampai empat even di sana, jadi kita pergi ke sana sekalian latihan lalu mengikuti event, ini jadwal normalnya kita,” ungkap Jhony Banua di Kota Jayapura, Sabtu (22/3). 

Kata Jhony Banua, kondisi tersebut sedikit mengganggu program periodesasi atletnya jelang pelaksanaan PON XX 2020.

“Ini akan kita pantau dan kita lihat baik-baik karena mengganggu persiapan kita. Saya pikir ini akan sangat mengganggu jadwal persiapan kita,” ujarnya. 

Pria menjabat sebagai Ketua DPRP Papua itu mengaku, jika penanganan covid-19 tak kunjung bisa diatasi, terpaksa atletnya tetap akan mengikuti TC di Kota Jayapura. 

“Kalau selama virusnya belum bisa diatasi, yah terpaksa para atlet kita ini akan tetap berlatih di Jayapura. Cuma disayangkan kita tidak bisa melakukan uji tanding untuk mendapatkan pengalaman juga. Kita berharap bulan Mei nanti menjadi keputusan akhir tim kita. Karena ini sudah menjadi agenda nasional kita untuk mengikuti tiga event di luar,” tandanya. (eri/gin).