ASN mengikuti rapat monitoring meja triwulan IV program dan kegiatan pembangunan Tahun Anggaran 2020, yang dipimpin Sekda Kota Jayapura Dr Frans Pekey, M.Si di depan Main Hall Kantor Wali Kota Jayapura, Senin (7/12) kemarin. (FOTO:Priyadi/Cepos)

JAYAPURA- Pemerintah kota Jayapura melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Jayapura melaksanakan monitoring meja triwulan IV program dan kegiatan pembangunan Tahun Anggaran 2020 yang dibuka secara resmi Walikota Jayapura melalui Sekda Kota Jayapura Dr. Frans Pekey. M.Si. di depan Main Hall Kantor Wali Klta Jayapura, Senin (7/12) kemarin.
Dalam sambutannya Wali Kota Jayapura yang disampaikan Sekda kota Jayapura Dr. Frans Pekey. M.Si.mengatakan, melalui pertemuan monitoring meja triwulan IV program dan kegiatan pembangunan Tahun Anggaran 2020 dilaporkan oleh Kepala Bappeda kota Jayapura bahwa dari 235 program 648 kegiatan secara fisik sudah mencapai 94, 54 %. Sedangkan keuangan sebesar 60, 12 % dengan penyerapan dana Rp 262. 247.829. 419. Dari total anggaran yang dikelola sebesar Rp 436.187.276 628.
“Saat ini sudah pada pengujung tahun di bulan Desember 2020. Untuk itu saya ucapkan terima kasih kepada OPD yang telah bekerja secara maksimal dalam penyerapan dan saya harap bagi OPD yang belum menyelesaikan penyerapan 100% baik pekerjaan fisik maupun penyerapan keuangan bisa segera di genjot dan semua harus menyelesaikan surat pertanggungjawaban sebelum libur Natal dan tahun baru 2021″jelasnya.
Diminta juga kepada Dinas Kesehatan terus mengawal kegiatan pembangunan Puskesmas Yoka dan Puskesmas Imbi dan Puskesmas Jayapura Utara untuk segera diselesaikan karena ini menggunakan dana alokasi khusus dan jika tidak diselesaikan maka akan berpengaruh pada tahun berikutnya. Serta penggunaan dana otsus harus dilaporkan penggunaannya dan jika ada sisa harus dilaporkan realisasi fisik dan keuangan laporan kinerja dan dokumentasinya.
“Harapan kita di tahun 2020 ini kita tetap mempertahankan opini WTP dengan mengelola keuangan dan Aset secara baik di masing-masing OPD dan juga Covid-19 bisa segera berakhir, termasuk DPMK agar bisa fungsi pengawasan dan pengendalian penggunaan DD dengan baik,”jelasnya.
Sementara itu Kepala Bappeda Kota Jayapura Dr. Ir.Rory Cony.Huwae, MM.,dalam laporannya dijelaskan, maksud dan tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mensinkronisasikan antara perencanaan pelaksanaan pengendalian maupun capaian kegiatan yang terukur, mengetahui progres capaian kegiatan serta masalah dan kendala dalam pelaksanaan program dan kegiatan, sekaligus mencari solusi untuk perbaikan dan evaluasi guna meningkatkan kualitas proses di kemudian hari serta melakukan pembinaan dan pengendalian pelaksanaan kegiatan yang cepat tepat dan berkualitas dalam capaian program yang terukur, mengukur hasil kinerja OPD di lingkungan pemerintah Kota Jayapura pada tahap pelaksanaan pekerjaan triwulan IV Tahun Anggaran 2020.
“Perlu kami sampaikan bahwa data atau laporan monitoring yang disajikan saat ini merupakan data atau laporan realisasi fisik dan keuangan yang kami input berdasarkan pelaporan masing-masing OPD keadaan bulan November tahun 2020. Namun apabila nantinya pada saat monitoring terdapat perubahan penyampaian dari OPD maka akan kami perbaiki dan melaporkan hasil monitoring meja triwulan IV terbaru kepada pimpinan,”jelasnya. (dil/wen)