Suasana kegiatan Workshop Media Maluku Papua 2019 di salah satu hotel di Bali, Jumat (1/11). ( FOTO : Elfira/Cepos)

JAYAPURA- Workshop Media Maluku Papua 2019 yang digelar di Bali kali ini menghadirkan wartawan dari berbagai media yang ada di wilayah 

Pertamina MOR VIII Maluku-Papua. Berbagai materi dan penjelasan dari pihak pertamina didapatkan para wartawan.

Peran dalam bidang energi tentunya membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, sehingg itu. Sinergi dan kolaborasi dengan pemangku kepentingan dalam hal ini stakeholder, media dan seluruh lapisan masyarakat sangat penting. 

General Manager PT Pertamina MOR VIII Maluku-Papua, Gema Iriandus Pahalawan mengatakan, saat ini penyebaran BBM satu harga menjadi PR bagi Pertamina. Karena pengaruh BBM satu harga di Papua, sangat besar. 

“Hampir separuhnya, pengaruh BBM yang terbesar ada di Maluku Papua dan saat ini pemerataannya masih kurang. Untuk itu perlu dilakukan sinergi dengan media dengan begitu kemakmuran dapat diratakan di seluruh Indonesia,” ucap Gema Iriandus dalam workshop yang dilakukan di salah satu hotel di Bali, Jumat (1/11).

Dirinya berharap, dengan sinergi bersama media memberikan informasi mengenai tempat BBM yang belum merasakan BBM satu harga. Dalam kegiatan selama 3 hari ini dihadiri 60 peserta dari Maluku Papua. 

Sementara itu, Oky salah satu jurnalis dari Manokwari mengaku senang dengan adanya kegiatan Media Gathering. Selain menambah wawasan, juga menjalin tali silaturahmi sesama Jurnalis yang ada di Papua dan Papua Barat juga dengan pihak Pertamina. “Ini kesekian kali ikut kegiatan dengan pihak Pertamina, banyak ilmu dan keseruan yang didapatkan,” ucapnya. (fia/nat)