JAYAPURA-Adanya banyak penjual ikan yang berjualan di beberapa titik jalan di Kota Jayapura, tentu hal ini membuat Kota Jayapura tidak terlihat bagus, apalagi jika sampah atau limbah air ini terbuang begitu saja, tentu bisa menimbulkan bau tak sedap dan mencemari lingkungan.

PASAR IKAN- Penjual ikan di Pasar ikan Hamadi saat melayani pembeli. Dan wali kota minta bagi penjual ikan yang berjualan di tepi jalan bisa berjualan di dalam pasar ikan hamadi. ( FOTO: Priyadi/Cepos)

 Untuk itu, Wali Kota Jayapura Dr Benhur Tomi Mano, MM., meminta kepada penjual ikan yang masih berjualan di tepi jalan bisa kembali berjualan yang pasar ikan atau tempat yang telah disediakan, yang penting penjual itu sudah mengikuti rapid test dan dinyatakan negative.

 “Memang dulu saat pasar ikan hamadi ditutup banyak penjual ikan dan sayur berjualan di tepi jalan, karena ini demi untuk menyambung kehidupan sehari-hari, tapi sekarang pasar ikan sudah dibuka dan penjual ikan sudah mengikuti rapid test, saya harap penjual ikan yang biasa berjualan di tepi jalan bisa kembali lagi berjualan di pasar ikan, karena jika terus dibiarkan tentu akan membuat kotor tempat itu, bahkan bisa membuat macet,’’ungkapnya, kemarin.

 Wali Kota berharap, penjual ikan ada kesadaran diri untuk segera kembali berjualan di tempat yang telah disiapkan, jika masih membandel tentu Satpol PP akan melakukan sweeping akan diperingatkan terlebih dahulu dilakukan tindakan humanis dan terukur, tapi jika penjual ikan masih bandel tidak mau diatur tentu Satpol PP akan turun tangan untuk mengambil jualannya, supaya ada efek jera.(dil)